Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Ini Saran Akademisi

Penanganan masalah pangan dalam jangka pendek, yakni pasokan harus ditambah dengan memperkuat kerja sama antardaerah.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 31 Juli 2022  |  19:56 WIB
Jaga Stabilitas Harga Pangan, Ini Saran Akademisi
Pedagang menata beras. - Antara/Adwit B Pramono.

Bisnis.com, MALANG — Pemangku kepentingan perlu membuat langkah terpadu untuk mengatasi masalah volatilitas pangan karena cuaca maupun kondisi eksternal seperti perang Rusia-Ukraina.

Ekonom dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, mengatakan penanganan masalah pangan dalam jangka pendek, yakni pasokan harus ditambah dengan memperkuat kerja sama antardaerah dalam manajemen informasi pangan dan pasokan dari daerah surplus/produsen dengan daerah defisit komoditi pertanian seperti Kota Malang.

“Kerja sama dapat dilakukan antar-BUMD. Selain itu, kerja sama juga bisa dilakukan dengan petani dan distributor, termasuk pedagang besar, untuk meningkatkan pasokan,” katanya, Minggu (31/7/2022).

Untuk jangka menengah, kata dia, perlu menyiapkan salah satu pasar rakyat yang sudah direvitalisasi pemda, seperti Pemkot Malang, untuk dijadikan terminal agribisnis yang dilengkapi dengan fasilitas pergudangan dan cool storage sehingga bisa komoditas bisa tahan lama.

Selain itu, menurut dia, perlu peningkatan ketahanan masyarakat melalui urban farming dan pemanfaatan pekarangan menjadi sumber pangan lestari harus digalakkan secara berkelanjutan.

“Untuk jangka panjang, perlu adanya kerja sama antara pemda maupun pemerintah dengan perguruan tinggi, lembaga litbang dan dunia usaha untuk pengembangan varietas tanaman pangan yang tahan hama dan perubahan cuaca,” ucapnya.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangan malang
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top