Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Jatim Pastikan Cadangan Listrik Cukup untuk Konsumsi Lebaran

Momen Lebaran tahun ini diperkirakan bisa mendorong tingkat konsumsi listrik lebih tinggi seiring dengan adanya kebijakan mudik maupun pelonggaran bagi tempat-tempat wisata.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 27 April 2022  |  14:54 WIB
PLN Jatim Pastikan Cadangan Listrik Cukup untuk Konsumsi Lebaran
General Manager PLN UID Jatim, Lasiran (kedua kanan) bersama jajaran PLN Group saat acara Silaturahmi Ramadhan di Surabaya, Selasa (26/4 - 2022). Bisnis / Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan cadangan listrik untuk memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat selama momen Lebaran masih sangat cukup.

General Manager PLN UID Jatim, Lasiran mengatakan momen Lebaran tahun ini diperkirakan bisa mendorong tingkat konsumsi listrik lebih tinggi seiring dengan adanya kebijakan pelonggaran bagi pelaku perjalanan mudik maupun pelonggaran bagi tempat-tempat wisata.

“Kenaikan konsumsi listrik di Jatim hingga Maret 2022 rata-rata masih sekitar 4,2 persen, memang masih belum setinggi rata-rata kenaikan saat sebelum pandemi yang rata-rata mencapai 5 - 6 persen,” katanya di sela-sela Buka Bersama Media di Surabaya, Selasa (26/4/2022).

Dia mengatakan dengan adanya kebijakan pelonggaran aktivitas, termasuk mudik Lebaran diharapkan akan mendorong konsumsi listrik sampai akhir tahun bisa lebih tinggi lagi.

“Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, kan sekarang industri-industri juga sudah beroperasi penuh, yang awalnya turun daya mulai naik kembali, tempat-tempat wisata dan mal juga sudah sangat ramai, tapi jangan khawatir cadangan listrik kita masih ada 25 - 30 persen, sehingga kenaikan konsumsi listrik masih bisa teratasi,” imbuh Lasiran.

Dia menambahkan pada 13 April 2022 juga sempat terjadi kenaikan beban puncak tertinggi mencapai 6.088 MW atau naik 6,43 persen (yoy). Namun begitu, pasokan listrik masih cukup aman dengan daya mencapai 9.206 MW.

Adapun per Maret 2022, PLN Jatim mencatat konsumsi listrik mengalami pertumbuhan 4,2 persen, yang terdiri dari pelanggan tarif sosial mengalami pertumbuhan sebesar 15,79 persen, sedangkan sektor bisnis mengalami kenaikan sebesar 9 persen, dan sektor industri mengalami kenaikan sebesar 6,4 persen.

Kenaikan konsumsi tersebut tidak hanya karena faktor pulihnya ekonomi tetapi juga seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan PLN yang mengikuti berbagai program promo diskon pemasangan listrik atau tambah daya. Hingga 12 April terdapat sebanyak 798 pelanggan di Jatim telah memanfaatkan program yang erlangsung mulai dari 29 Maret hingga 31 Mei 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN jatim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top