Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Mal & Ritel Surabaya Kembali Pulih Saat Ramadan

Mal sendiri merupakan tempat wisata favorit sebagai tujuan warga Surabaya dan sekitarnya.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 25 April 2022  |  13:29 WIB
Suasana kunjungan Departemen Store di Plaza Surabaya atau Delta Plaza pada Minggu (24/4 - 2022). Bisnis / Peni Widarti
Suasana kunjungan Departemen Store di Plaza Surabaya atau Delta Plaza pada Minggu (24/4 - 2022). Bisnis / Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA — Kunjungan di sejumlah mal atau pusat perbelanjaan di Kota Surabaya menjelang Hari Raya Idulfitri mengalami lonjakan dengan tren kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19.

Dari pantauan Bisnis dalam seminggu terakhir, sejumlah mal tampak ramai pengunjung terutama untuk tenant kafe/restoran di dalam mal lantaran adanya momen buka bersama, termasuk tenant fesyen salah satunya di Plaza Surabaya atau Delta Plaza pada 24 April 2022.

Marketing Manager Pakuwon Group, Liliani Harsono mengatakan selama Ramadan tahun ini tingkat kunjungan mal sudah kembali normal dengan puncak kunjungan tertinggi terjadi pada 23 - 24 April 2022. 

“Mal sendiri merupakan tempat wisata favorit sebagai tujuan warga Surabaya dan sekitarnya. Situasi Ramadan kali ini sudah cukup bagus, bahkan sudah ramai sejak awal puasa terutama untuk tenant food and berverage (F&B),” katanya, Senin (25/4/2022).

Dia mengatakan untuk Pakuwon Mall dan Pakuwon Trade Center (PTC) sudah mencatatkan tren kunjungan berdasarkan parkir kendaraan roda empat mencapai 14.000 unit/hari saat akhir pekan, sedangkan Tunjungan Plaza sudah mencapai 8.500 - 9.000 unit/hari saat akhir pekan.

“Sedangkan Royal Plaza, bahkan sudah normal sejak tahun lalu. Mal ini sepi hanya setahun pada saat pandemi pertama kali, di tahun kedua sudah ramai karena memang segmennya ada di middle low,” jelasnya.

Sementara itu, Sinarmasland selaku pengembang mal ITC Mega Grosir Surabaya juga menyebut hal yang sama. Kinerja mal dan ritel sudah 78 persen kembali normal.

“Selain kunjungan, okupansi para tenant juga sudah 93 persen dari 500 stan pedagang, atau sekitar 400 pedagang ada di ITC. Malahan di lantai 2 banyak pedagang IT pindahan dari HiTech Mall Surabaya yang kerap ramai mengadakan event-event game sport,” ujar Project Division Head Sinarmas Land Surabaya, Aditya Sutantio.

Dia menambahkan dibandingkan dua tahun terakhir, situasi Ramadan dan Lebaran tahun ini jauh lebih baik dengan tren kenaikan tingkat kunjungan mencapai 20 persen hingga 40 persen mendekat hari H Lebaran.

General Manager Mall Ciputra World Surabaya (CWS), Lingga Fransiska mengatakan sejak tahun lalu sudah membuka mal eksisting setidaknya untuk menyiapkan ruang saat pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Gerai-gerai baru sudah mulai buka untuk menyambut pemulihan ekonomi seperti gerai kuliner dan fesyen. Tren kunjungannya pun semakin baik terutama saat Ramadhan ini, karena memang mal sempat terhenti karena PPKM,” ujarnya.

Warga mengunjungi pameran Grebeg Batik Indonesia di Grand City Mall, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/4/2022). Pameran yang digelar Asosiasi Perajin Dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) itu berlangsung sampai 24 April 2022./Antara-Didik Suhartono.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pusat perbelanjaan mall ritel
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top