Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Khofifah Minta Kota/Kabupaten Berinovasi Untuk Genjot PAD

PAD yang diperoleh akan meningkatkan kemandirian fiskal termasuk memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk secara mandiri mengelola daerahnya
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  19:14 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kota/kabupaten termasuk jajaran Pemprov Jatim sendiri agar mengoptimalkan potensi yang ada untuk mendorong pendapatan asli daerah (PAD).

"Kepala daerah harus terus mencari terobosan, inovasi, kreasi, supaya pendapatannya naik. Yang penting aturannya jelas dan tidak melenceng dari ketentuan,” ujarnya dalam rilis, Rabu (23/2/2022).

Dia mengatakan PAD yang diperoleh nantinya akan meningkatkan kemandirian fiskal termasuk akan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk secara mandiri mengelola daerahnya sesuai dengan keadaan dan kondisi di wilayah masing-masing.

"Saya yakin banyak sumber-sumber PAD yang belum tergarap. Optimalkan semua potensi yang dimiliki agar kabupaten/kota memiliki kemandirian fiskal, dan kepala daerah bisa menjalankan program kerja yang dimiliki," imbuhnya.

Khofifah menambahkan, salah satu inovasi yang bisa dilakukan oleh kota/kabupaten adalah peningkatan mutu layanan masyarakat. Menurutnya, penyederhanaan birokrasi bisa menjadi langkah konkret dalam peningkatan PAD. 

"Inovasi terdekat yang bisa kita lakukan adalah kualitas public service yang bisa kita tawarkan. Saya selalu bilang bahwa digitalisasi sistem merupakan suatu keniscayaan. Digitalisasi sistem bisa mengikis rumitnya birokrasi kita," katanya. 

Dia menceritakan, Surabaya menjadi satu-satunya daerah tingkat II di Jatim yang telah mencapai kemandirian fiskal, dan menurut evaluasi BPK pada 2020, hanya ada 2 persen pemerintah daerah di Indonesia yang masuk dalam kategori mandiri dalam hal kemandirian fiskal. Sedangkan, 443 dari 503 pemda belum dapat disebut mandiri. 

Di Jatim saat ini terdapat 4 daerah menuju mandiri yaitu Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang dan Kabupaten Mojokerto. 

"Alhamdulillah, di Jatim kita sudah punya role model sendiri, yakni Pemprov Jatim dan Kota  Surabaya. Sedangkan untuk kabupaten/kota lain, kita bisa langsung mencontoh dari apa yang Pemkot Surabaya lakukan," imbuhnya. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim khofifah
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top