Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3 Optimistis Kredit Tumbuh 7 Persen Akhir Tahun

Pertumbuhan penyaluran kredit ritel ini didukung oleh penyaluran kredit di segmen mikro yang tumbuh 14,3 persen (Yoy)
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  22:39 WIB
Regional Operation Head Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Firman Wahyudi saat pemaparan kinerja Kuartal III/2021 dalam Media Gathering Bank Mandiri di Surabaya, Rabu (29/12 - 2021). Bisnis / Peni Widarti
Regional Operation Head Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Firman Wahyudi saat pemaparan kinerja Kuartal III/2021 dalam Media Gathering Bank Mandiri di Surabaya, Rabu (29/12 - 2021). Bisnis / Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Region VIII/Jawa 3 optimistis kinerja penyaluran kredit sampai akhir tahun ini bisa tumbuh hingga 7 persen seiring dengan semakin membaiknya kondisi pasar dan perekonomian.

Regional Operation Head Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Firman Wahyudi mengatakan kinerja penyaluran kredit Bank Mandiri pada kuartal III/2021 tercatat mencapai Rp64,2 triliun atau turun 1,3 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yakni Rp64,9 triliun.

“Secara total sampai September memang kredit kami turun, tetapi kan masih ada 3 bulan terakhir pada tahun ini yang masih ada potensi penyaluran kredit, sehingga kami optimistis secara keseluruhan kredit kita akan tumbuh sekitar 7 persen,” jelasnya dalam Media Gathering, Rabu (29/12/2021).

Dia mengatakan penurunan kredit total ini lebih banyak dipengaruhi oleh Kredit Serbaguna Mandiri (KSM) yang berada di dalam kategori kredit ritel. Namun, khusus kredit ritel justru mengalami pertumbuhan sampai 11,1 persen yakni hingga September terealisasi mencapai Rp29,9 triliun. Sedangkan September 2020 tercatat hanya Rp26,9 triliun.

“Pertumbuhan penyaluran kredit ritel ini didukung oleh penyaluran kredit di segmen mikro yang tumbuh 14,3 persen (Yoy). Pertumbuhan kredit ritel juga diimbangi dengan perbaikan kualitas kredit di mana angka NPL terjaga di angka 1,19 persen,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Firman, untuk mendukung likuiditas perbankan yang sehat, Bank Mandiri berhasil meningkatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yakni pada September 2021 tercatat mencapai Rp76,9 triliun atau meningkat 10,3 persen dibandingkan September 2020 yakni Rp69,7 triliun.

Seiring dengan momen libur Natal dan Tahun Baru ini, Bank Mandiri juga telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp6,2 triliun atau sekitar Rp187 miliar per hari untuk mencukupi kebutuhan masyarakat saat Tahun Baru, dengan total ATM yang dimiliki sebanyak 1.661 ATM.

“Dana tunai ini disiapkan selama periode 1 Desember 2021 - 3 Januari 2022. Jumlah dana yang disiapkan juga meningkat dibandingkan periode sama tahun lalu,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit bank mandiri pertumbuhan kredit bank bumn
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top