Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PTM 100 Persen Surabaya Diperkirakan Usai Desember

Sebelum melaksanakan PTM 100 persen, pemkot sudah berkonsultasi dengan pakar epidemiologi dan pakar kesejatan masyarakat.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 26 November 2021  |  17:32 WIB
Suasana hari pertama kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tahap dua  di SMK Kristen Bethel Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021). - Antara/Mentari Dwi Gayati
Suasana hari pertama kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tahap dua di SMK Kristen Bethel Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021). - Antara/Mentari Dwi Gayati

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya masih mempertimbangkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen setidaknya hingga Desember 2021 mengingat adanya PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada akhir tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan sebelum melaksanakan PTM 100 persen, pemkot sudah berkonsultasi dengan pakar epidemiologi dan pakar kesejatan masyarakat.

“Hasilnya sudah ada kesepakatan dengan mereka, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yakni perlu menunggu setelah Desember karena diperkirakan ada eskalasi dari Covid-19,” ujarnya dalam rilis, Jumat (26/11/2021).

Dia mengatakan pelaksanaan PTM di Kota Surabaya sendiri telah berlangsung untuk tingkat SD dan SMP.  Dalam setiap pelaksanaanya, Dinas Pendidikan telah meminta izin dari masing-masing wali murid apakah siswa tersebut diizinkan mengikuti PTM.

“PTM  ini bisa berlangsung apabila ada persetujuan dari wali murid. Kami juga melibatkan masyarakat, salah satunya adalah orang tua siswa, tetapi juga ada sekolah yang belum menggelar PTM karena belum mendapat persetujuan dari orang tua,” ujarnya.

Hingga saat ini, di Surabaya ada sebanyak 651 SD negeri dan swasta, serta 317 SMP negeri dan swasta yang telah menggelar PTM terbatas atau hanya 25 persen. Selanjutnya, pelaksanaan PTM ini, pihaknya terus melakukan monitoring secara berkala.

“Kami juga melakukan tes swab kepada siswa dan guru secara rutin, hasilnya hingga saat ini tidak ditemukan kluster sekolah di Kota Surabaya,” imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan Kota Surabaya layak menjadi kota percontohan dalam kesiapan tahapan dan pelaksanaan PTM. Sebab, Pemkot Surabaya tengah mempersiapkan diri menuju penerapan pelaksanaan PTM 100 persen.

“Surabaya memiliki cara yang kongkrit dalam menghindari kluster sekolah dengan menggelar tes swab berkala. Ini bisa dijadikan percontohan untuk pelaksanaan persiapan PTM bagi seluruh kabupaten/kota di Indonesia,” ujarnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru pembelajaran tatap muka
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top