Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Imbauan Khusus bagi Warga Malang saat Nataru

Polisi disiahakan 570 orang. Adapula gabungan TNI-Polri, serta dari Pemerintah Kota Malang.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 24 November 2021  |  15:05 WIB
Imbauan Khusus bagi Warga Malang saat Nataru
Pejalan kaki melintas di depan patung Tiga Singa saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Taman Trunojoyo, Malang, Jawa Timur, Kamis (28/5/2020). - Antara/Ari Bowo Sucipto
Bagikan

Bisnis.com, MALANG — Wali Kota Malang, Sutiaji, mengimbau masyarakat Kota Malang untuk waspada terhadap kemungkinan melonjaknya penyebaran Covid-19, serta menjaga kondusifitas Kota Malang selama masa tersebut Menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru.

“Sesuai ketentuan dari Pemerintah Pusat, pembatasan kegiatan masyarakat akan dilaksanakan dengan kembali diberlakukannya PPKM level 3 sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 nanti. "Di tahun ini, dan ini perintah dari Presiden, tahun ini kita tahu seluruhnya di Indonesia diterapkan level 3," ujarnya, Rabu (24/11/2021).

Dia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan menahan diri untuk tidak berkerumun guna mencegah terjadinya lonjakan penyebaran Covid-19.

"Untuk tetap waspada, dengan cara kita bisa mengendalikan diri kita. Untuk tidak berkerumun, untuk tidak berhura-hura di awal tahun 2022 dan akhir 2021," pintanya.

Pemkot Malang akan melakukan antisipasi agar tidak terjadi kerumunan. Tidak boleh ada perayaan tahun baru, misalnya kumpul-kumpul di alun-alun. Akan ada pembatasan.

“Alun-alun akan kami tutup. Ini untuk menghindari kerumunan orang, kami tidak ingin kecolongan seperti tahun 2020 kemarin yang berimbas fluktuatif di tahun 2021," ucapnya.

Terkait dengan terkendalinya kondisi Covid-19 di Kota Malang menjelang Nataru, dia mengingatkan masyarakat untuk tidak abai dan lalai dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Tetap kita tidak boleh abai dan lalai. Kuncinya adalah protokol kesehatan. Tetap pakai masker. Kami harap nanti seluruh komunitas yang hadir di sini itu menyampaikan ke umat maupun kelompoknya," ujarnya.

Sutiaji juga mengatakan bahwa persiapan menghadapi Nataru tidak semata terkonsentrasi pada mobilitas masyarakat guna mengendalikan persebaran Covid-19.

"Berkaitan dengan kesiapan nataru ini, kita jangan hanya konsentrasi pada mobilitas orang," tuturnya. Namun, juga menjaga kondusifitas agar umat beragama yang melaksanakan natal, dapat beribadah dengan aman.

"Maka bagaimana menjaga saudara-saudara kita yang sedang merayakan natal. Saya yakinkan pada semua bahwa nanti tidak usah ada keraguan bahwa kami bisa dengan semua komunitas ini siap menjaga keberlangsungan ibadah saudara sekalian," paparnya.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto, menyatakan pihaknya siap menjaga kondusifitas saat nataru nanti. Pihaknya akan menerjunkan sejumlah personel yang ditempatkan di berbagai titik pos pengamanan.

"Personel kami atur total 570 orang. Gabungan TNI-Polri, dari Pemerintah Kota Malang, dan kami akan melibatkan komunitas yang ada di wilayah Malang Raya ini," ungkapnya.

Menurut dia, hal ini sebagai upaya mempertahankan kerja keras Pemkot Malang, Forkopimda, beserta elemen terkait lainnya dalam menekan penyebaran Covid-19 selama ini.

"Apa yang sudah dilakukan pemerintah, komunitas hingga relawan terhadap penanganan Covid di bulan Juni sampai sekarang, kita sudah berbangga hati. Apakah kerja keras ini akan terulang kembali kalau kita tak taat protokol kesehatan," ucapnya.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim malang
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top