Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad, Pegawai Surabaya Dilarang ke Luar Daerah

SE itu memerintahkan kepada seluruh pegawai untuk tidak melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah pada hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Robiulawal 1443 Hijriah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Oktober 2021  |  11:17 WIB
Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad, Pegawai Surabaya Dilarang ke Luar Daerah
Kantor Pemkot Surabaya. - Pemkot Surabaya

Bisnis.com, SURABAYA - Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dilarang bepergian ke luar daerah pada saat hari libur nasional memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada 20 Oktober 2021.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan di Surabaya, Selasa (19/10/2021), mengatakan larangan berpergian itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya dengan Nomor: 800/12140/436.8.3/2021 tentang Penegasan terkait Larangan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti bagi Pegawai (PNS dan Non-PNS) pada Hari Libur Nasional tanggal 20 Oktober 2021 di Lingkungan Pemkot Surabaya.

"SE itu memerintahkan kepada seluruh pegawai untuk tidak melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah pada hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Robiulawal 1443 Hijriah," katanya.

Menurut ia, surat edaran tersebut menindaklanjuti SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara selama Hari Libur Nasional Tahun 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain itu, SE Wali Kota Surabaya itu memerintahkan kepada seluruh pegawai Pemkot Surabaya tidak mengajukan cuti pada saat sebelum atau sesudah hari libur nasional pada minggu yang sama dengan hari libur nasional.

Larangan cuti tersebut dikecualikan untuk pegawai Pemkot Surabaya yang cuti karena melahirkan, cuti sakit atau cuti karena alasan penting.

"Setiap pegawai (PNS dan non-PNS) wajib melaksanakan protokol kesehatan,” katanya.

Namun, kata dia, apabila terdapat pegawai yang melanggar aturan tersebut akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya hari libur nasional

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top