Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Karantina Covid-19: Gubernur Khofifah Pastikan PMI Jatim Dalam Kondisi Baik

Gubernur Khofifah telah menyempatkan diri untuk mengunjungi para PMI dan membawakan makanan khas Lebaran seperti ketupat sayur, lepet dan kurma pada 13 Mei 2021.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 14 Mei 2021  |  12:06 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan kondisi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang dikarantina di Asrama Haji Surabaya bisa mendapat layanan dan perawatan dengan baik dan aman.

Gubernur Khofifah mengatakan saat ini sebagian besar PMI asal Jatim maupun luar Jatim yang telah kembali pulang ke Indonesia sedang menunggu hasil swab negatif agar bisa pulang kampung.

“Sebelum mereka kembali ke daerah asal, perlu ada karantina berlapis. Saat datang di sini, jika hasil swab negatif dapat dijemput oleh pemda asalnya, kalau positif dirujuk ke RS Lapangan Indrapura,” ujarnya, Jumat (14/5/2021).

Dia mengatakan urusan kepulangan dan pengkarantinaan memang sudah menjadi tugas Pemprov Jatim. Untuk itu, pemerintah terus memastikan bahwa hasil swab PMI terbukti negatif sebelum mereka pulang.

"Bukan hanya yang datang dari luar negeri, yang datang dari kota lain dari luar Jatim pun harus melakukan  karantina. Ini untuk memastikan agar kita bisa melindungi orang yang kita cintai di keluarga kita masing-masing," ujarnya.

Khofifah menambahkan, PMI yang telah dinyatakan negatif juga akan dikoordinasikan dengan pemda masing-masing dan akan dibekali dengan surat keterangan negatif Covid-19 serta surat jalan untuk pulang ke daerah masing-masing.

Setiba di daerah masing-masing, PMI akan dikarantina di centra-shelter selama 3 hari. Setelah itu, PMI akan menjalani swab kedua, diikuti dengan PPKM Mikro selama 14 hari. 

"Karantina berlapis harus dilakukan agar semua senantiasa terlindungi dan dipastikan sehat, baik keluarga yang ada di kampung, pun PMI sendiri," imbuhnya. 

Adapun, sejak 28 April lalu hingga 13 Mei 2021, tercatat ada 76 PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19, dari total PMI yang pulang melalui Jatim sebanyak 8.118 PMI. Dari jumlah tersebut sebanyak 359 PMI masih menjalani masa karantina aktif. Diperkirakan hingga Juli mendatang masih akan banyak PMI yang habis masa kontrak kerja dan harus kembali pulang ke Jatim.

Khofifah menambahkan meskipun para PMI ini menjalani karantina, tetapi Gubernur Khofifah telah menyempatkan diri untuk mengunjungi para PMI dan membawakan makanan khas Lebaran seperti ketupat sayur, lepet dan kurma pada 13 Mei 2021.

“Alhamdulillah saya bisa merayakan Idulfitri dengan teman-teman PMI yang pastinya merindukan rumah dan keluarga, tapi tetap menaati peraturan untuk karantina. Melalui silaturrahim dengan menu ketupat sayur ini saya berharap bisa mengobati rasa rindu kampung halaman mereka,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mudik Lebaran khofifah Covid-19
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top