Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden: Tidak Perlu Impor Beras, Jika Pangan Sudah Berdaulat

Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia tidak perlu lagi mengimpor beras jika sudah tercipta ketahanan dan kedaulatan pangan.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 29 April 2021  |  12:56 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait polemik impor beras melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden  -  Youtube
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait polemik impor beras melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden - Youtube

Bisnis.com, MALANG — Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia tidak perlu lagi mengimpor beras jika sudah tercipta ketahanan dan kedaulatan pangan.

“Padinya diproses, ada produksi beras, maka tidak perlu impor, tapi hitung-hitungannya harus pasti karena ini menyangkut masalah perut,” katanya di lokasi tanam dan panen padi di Kab. Malang, Kamis (29/4/2021).

Padi yang ditanam di Kab. Malang tersebut, yakni menggunakan varietas baru IPB 3S dengan produksi 12 ton/hektare. Ini perlu ditindaklanjuti, bisa dikembangkan lebih besar sehingga jika terjadi ketahanan dan kedaulatan pangan, maka Indonesia tidak perlu lagi impor dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan beras.

Namun, kata Presiden, dalam meningkatkan produksi padi ada beberapa hal yang dibutuhkan petani terkait penggunaan prasarana dan sarana ini. Ini membutuhkan proses.

Jokowi juga menegaskan, kedatangannya ke Kanigoro, Kec. Pagelaran, Kab. Malang untuk melihat panen, tanam, dan proses produksi di penggilingan beras. Hal itu diperlukan untuk memastikan panen yang ada karena berasnya betul-betul diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.(K24)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top