Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mudik Lebaran, Bupati Pasuruan Minta RT/RW Awasi Pemudik

Sama-sama saling mengawasi jika ada warga yang mudik atau yang datang dari luar daerah. Bisa diingatkan untuk bagaimana bisa mencegah agar tidak tertular Covid-19
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 27 April 2021  |  12:48 WIB
Bupati Pasuruan M. Irsyad didampingi Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan dan Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Nyarman pada Apel Serentak Dalam Rangka Larangan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Senin (26/4/2021). - Istimewa
Bupati Pasuruan M. Irsyad didampingi Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan dan Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Nyarman pada Apel Serentak Dalam Rangka Larangan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Senin (26/4/2021). - Istimewa

Bisnis.com, PASURUAN — Bupati Pasuruan, M Irsyad Yusuf meminta RT/RW sebagai garda depan dalam pengawasan pemudik pada periode mudik Lebaran.

“Peran Ketua RT dan RW juga sangat penting sebagai informan pertama yang siap untuk melakukan pencegahan terhadap warga yang datang dari luar daerah atau yang akan mudik,” katanya saat memimpin Apel Serentak Dalam Rangka Larangan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Senin (26/4/2021).

Dia menyampaikan, saat ini Kabupaten Pasuruan berada di status resiko sedang. Secara kumulatif, ada 3.512 warga yang telah terinfeksi Covid, 3.206 orang sudah dinyatakan bebas dari Covid-19 yang berarti tingkat kesembuhannya mencapai 91,29 persen. Sebanyak 287 orang meninggal dunia dan 19 orang lainnya masih dirawat.

Grafik kasus aktif dan kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, dia menegaskan, cenderung menurun. Meski begitu, dia mengimbau agar seluruh elemen masyarakat tetap kompak dalam menerapkan protokol kesehatan. Khususnya memantau pergerakan pemudik yang pulang kampung meski masih dalam situasi Pandemi.

“Caranya adalah dengan sama-sama saling mengawasi jika ada warga yang mudik atau yang datang dari luar daerah. Bisa diingatkan untuk bagaimana bisa mencegah agar tidak tertular Covid-19,” katanya.

Irsyad menjelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 H. Dengan adanya SE tersebut, ia berharap para warga bisa membantu TNI dan Polri dalam berpatroli dan melakukan penyekatan di titik-titik keramaian seperti terminal, stasiun, dan pintu tol.

Bupati juga menginginkan agar ada pengecekan dokumen administrasi seperti KTP dan surat keterangan hasil swab bagi warga luar daerah yang melakukan mudik ke Kabupaten Pasuruan.

“TNI, Polri dan masyarakat sama-sama menegakkan dan mewujudkan Kamtibmas serta sosialisasi ataupun pendekatan persuasif. Kepala desa bekerja sama dengan perangkat desa sampai lapisan yang paling bawah yakni RT dan RW untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang keluarganya berada di luar kabupaten pasuruan agar tidak melaksanakan mudik,” ucapnya.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa di setiap exit tol, pihaknya menerjunkan puluhan petugas yang bergantian secara sif. Mereka akan melakukan pengecekan terhadap seluruh kendaraan yang berasal dari luar Pasuruan, dengan harapan bisa terdeteksi maksud dan tujuan kedatangan dari para pemudik tersebut.

“Ada yang sif pagi, sore, dan malam. Kami terjunkan puluhan petugas yang siap melakukan pengetatan di setiap exit tol ada. Kalau ada plat kendaraan luar Pasuruan, maka ditanya maksud dan tujuannya. Karena ada alasan tertentu sehingga orang boleh mudik seperti ada keluarganya yang sakit, meninggal dunia atau alasan yang mendesak seperti kedinasan dan lainnya,” ungkapnya. (K24)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasuruan jatim Mudik Lebaran
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top