Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi Pertumbuhan Pelanggan, PLN Jatim Bangun 9 Gardu Induk Baru

Gardu induk juga meningkatkan kualitas tegangan layanan daerah yang jauh, dan tentunya perbaikan susut distribusi.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  14:46 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, SURABAYA – PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sepanjang tahun ini membangun sedikitnya 9 Gardu Induk (GI) baru guna meningkatkan keandalan dan mengantisipasi pertumbuhan pelanggan, termasuk mendukung sektor pariwisata.

Adapun GI baru yang telah dibangun dan beroperasi saat ini sudah sebanyak 6 GI di antaranya GI New Tulung Agung, GI New Pandaan, GI Puger, GI Gembong, GI New Wlingi dan GI New Nganjuk, sedangkan 3 GI lainnya masih belum siap dioperasikan.

Manager Bidang Distribusi PLN Jatim, Adriansyah mengatakan 3 GI baru yang dalam waktu dekat akan segera dioperasikan yakni GI New Porong, GI Sedati, dan GI Gunung Sari. Pembangunan gardu induk baru ini pun diharapkan bisa meningkatkan keandalan sistem eksisting yang masih 70 kV.

“Selain itu pembangunan gardu induk ini juga untuk mengantisipasi pertumbuhan pelanggan, meningkatkan kualitas tegangan layanan daerah yang jauh, dan tentunya perbaikan susut distribusi," jelasnya, Selasa (13/10/2020).

Dia menjelaskan untuk GI Nganjuk yang berada di Jl. Lurah S. Karto Prawiro merupakan GI yang baru saja dioperasikan mulai 6 Oktober lalu. GI New Nganjuk ini memiliki 3 penyulang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV yang dibangun untuk menopang beban GI Nganjuk lama.

“Penyulang tersebut yakni penyulang Mangunsari, Manikan dan Senopatik yang mendukung keandalan penyulang Manisan, Loceret dan Ngliman dari Gardu Induk Nganjuk Lama,” jelasnya.

Adriansyah mengatakan GI New Nganjuk 150/20 kV ini juga mampu meningkatkan kualitas tegangan di wilayah Nganjuk dan sekitarnya serta meminimalkan daerah padam akibat gangguan transmisi 70 kV.

Dia menjelaskan, kapasitas trafo GI Nganjuk Lama hanya 2x30 MVA dan 20 MVA sehingga totalnya adalah 80 MVA, lalu sekarang diperkuat dengan GI New Nganjuk dengan kapasitas trafo 2x60 MVA atau setara dengan 120 MVA.

“Dengan dioperasikannya Gardu Induk baru ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan suplai tenaga listrik, juga dapat mendorong kemajuan ekonomi masyarakat khususnya di sektor agriculture dan pariwisata Nganjuk bagian selatan,” ujarnya.

Adriansyah menambahkan, GI Nganjuk baru dengan tiga penyulang itu tercatat memiliki jumlah 47.978 pelanggan dan total daya 33.292 MVA, serta 4 potensi wisata lokal mulai dari Air Terjun Sedudo, Air Merambat Roro Kuning, Tugu Dr. Soetomo hingga Bukit Panglima Sudirman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top