Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kampung Warna Warni Jodipan Kembali Gelar Atraksi Wisata

Kampung warna-warni sepi saat pandemi dan sempat tutup lima bulan karena tak ada pengunjung.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 04 Oktober 2020  |  19:06 WIB
Pertunjukan di kapung warna-warni Jodipan, Minggu (4/10/2020). - Istimewa
Pertunjukan di kapung warna-warni Jodipan, Minggu (4/10/2020). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ), Kec. Blimbing, Kota Malang menggelar 20 tarian yang bertitel Geliat Warna Warni dengan Segala Potensi untuk membangkitkan sektor pariwisata.

Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang Isa Wahyudi yang akrab dikenal sebagai Ki Demang mengatakan ketika musim pandemi Covid- 19, KWJ juga terpukul karena sepi dan sempat tutup lima bulan karena tak ada pengunjung.

“Ternyata di tengah sepinya kunjungan justru dimanfaatkan oleh warganya untuk melatih diri membekali kembali kemampuan warganya dengan segala potensinya,” katanya di Malang, Minggu (4/10/2020).

Ini merupakan event ke-3 kampung tematik se Kota Malang dari 15 event selama Oktober. Sebelumnya Kampung Terapi Hijau dan Kampung Kuburan Londo berkolaborasi dalam Festival Batik Sukun yang difasilitasi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Malang.

"Dulu Kampung Budaya Polowijen sering mendatangkan rombongan penari ikut menari disini karena ingin ikut terkenal di kampung ini," kata Isa yang juga penggagas Kampung Budaya Polowijen.

Adapun Geliat Warna Wani di acara ini lebih banyak menampikan tari tradisional dan tari kontemporer seperti Ogleg, Jaranan, Sholatun, Rejeng Renteng, Tokecang, Embok Jamu, Candim Ayu, Maumere, Prau Layar, Indiana, Tanduk Mejeng, Kicir Kicir. Selain itu ada tarian kontemporer seperti Dance Baby Shark, Pokemon, Tak Ada Logika, Syantik.

Adapula Tiktok Remaja, How You Like That, Apa Salahku, Virus Corona serta tiktik remaja tiktok campuran akustik dan karaoke.

Acara digelar sejak jam sembilan pagi hingga tiga sore dihadiri oleh warga saja tidak mengundang tamu lainnya termasuk pengunjung kampung pun hanya lihat dan lewat saja. Semua murni menjadi kegiatan membangkitkan warga dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Kampung Warna Warni Jodipan merupakan kampung tematik perintis pertama di Kota Malang yang menjadi jujugan wisata dan akhirnya banyak ditiru daerah lain. Kampung yang padat penduduk dan berada di DAS Brantas yang mampu menyulap dari menjadi kampung sangat layak dikunjung untuk wisata kota dan berswafoto karena keunikan warna warninya.

Sementara itu, data Covid-19 di Kota Malang per-Minggu (4/10/2020), yakni konfirmasi positif sebanyak 1.815 orang (bertambah 8) dengan rinci, meninggal 176 meninggal (bertambah 1), sembuh 1.568 orang (bertambah 19), pemantauan 71 orang (berkurang 12).

Suspek total 2.397 orang terdiri atas, isolasi RS 124 orang, isolasi rumah 81 orang, probable 78 orang, probable RS 6 orang, probable rawat jalan 1 orang, discarded 2.107 orang. (K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top