Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Smart Foundation Gandeng Pemda Luncurkan Jago Sinau

Jago Sinau adalah gerakan belajar online bagi para pelajar di Lamongan melalui aplikasi Jagoapa yang memungkinkan mereka belajar kapan saja dan dimana saja.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 11 September 2020  |  17:39 WIB
Direktur Smart Foundation, Deddi Nordiawan (dua dari kanan) bersama Bupati Lamongan Fadeli pada peluncuran Gerakan Jago Sinau bertempat di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Kamis (10/9/2020). - Istimewa
Direktur Smart Foundation, Deddi Nordiawan (dua dari kanan) bersama Bupati Lamongan Fadeli pada peluncuran Gerakan Jago Sinau bertempat di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Kamis (10/9/2020). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Smart Foundation bersama penyedia aplikasi Jagoapa menggandeng pemda meluncurkan program gerakan Jago Sinau, gerakan belajar online bagi para pelajar.

Direktur Smart Foundation, Deddi Nordiawan, mengatakan pemda yang meluncurkan program Jago Sinau, yakni Pemkab Lamongan. Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Smart Foundation dan penyedia aplikasi Jagoapa, meluncurkan Gerakan Jago Sinau bertempat di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Kamis (10/9/2020).

Jago Sinau adalah gerakan belajar online bagi para pelajar di Lamongan melalui aplikasi Jagoapa yang memungkinkan mereka belajar kapan saja dan dimana saja. Materi pembelajaran di Jago Sinau sudah disesuaikan dengan kurikulum dan konteks pendidikan di Lamongan.

“Pengisi materinya pun 100% guru-guru terpilih tingkat SD dan SMP se-Lamongan,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Adi Suwito mengatakan seluruh siswa yang berada di wilayah Lamongan manapun memiliki kesempatan yang sama untuk diajar oleh 210 guru pengisi materi yang telah terverifikasi Dinas Pendidikan. Tidak ada lagi siswa yang tertinggal dan tidak belajar.

Direktur Smart Foundation, Deddi Nordiawan, sebagai inisiator Jago Sinau menyebutkan bahwa program Jago Sinau menjadi solusi jitu dalam pelaksanaan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), melalui aplikasi yang menampilkan materi sesuai kurikulum, lengkap dengan evaluasi pembelajarannya, dan bisa diakses kapan saja dimana saja.

Dia menambahkan program itu merupakan bentuk digitalisasi pendidikan yang bisa menjadi model tidak hanya di Lamongan tetapi juga di seluruh Indonesia.

Program Jago Sinau dapat menjadi solusi berbagai persoalan yang ditemui dalam penerapan PJJ. "Jadi ini mengatasi banyak hal, keterbatasan bandwidth, keterbatasan gadget hingga keterbatasan guru yang saat ini kebingungan menggunakan PJJ," ucapnya.

Bupati Lamongan Fadeli mengapresiasi gerakan ini. “Ini yang kita harapkan. Solusi ini yang kita tunggu-tunggu beberapa bulan ini. Dan khusus Lamongan, aplikasi Jago Sinau ini kami berikan akses gratis bagi semua pelajar Lamongan. Semoga Gerakan Jago Sinau ini membawa manfaat sebesar-besarnya untuk mempercepat transformasi digital di daerah kita,” ujarnya.(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartfren jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top