Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Foto-Foto Hiu Paus 9 Meter Seberat 2 Ton Mati Terdampar di Jember

Panjang hiu paus tersebut mencapai 9 meter, kemudian lebarnya 2,2 meter dengan berat diprediksi mencapai 2 ton, sehingga petugas bersama puluhan warga setempat berusaha mengevakuasi bangkai hiu paus ke tepi pantai.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Agustus 2020  |  10:03 WIB
Sejumlah anak menaiki seekor Hiu Paus atau Hiu Tutul (Rhincodon typus) yang mati terdampar di Pantai Paseban, Kencong, Jember, Jawa Timur, Minggu (30/8/2020). Seekor Hiu Paus berukuran panjang sembilan meter ditemukan mati terdampar di pantai itu, dan ini menjadi kasus kedua dalam dua bulan terakhir di Kabupaten Jember. ANTARA FOTO - Seno
Sejumlah anak menaiki seekor Hiu Paus atau Hiu Tutul (Rhincodon typus) yang mati terdampar di Pantai Paseban, Kencong, Jember, Jawa Timur, Minggu (30/8/2020). Seekor Hiu Paus berukuran panjang sembilan meter ditemukan mati terdampar di pantai itu, dan ini menjadi kasus kedua dalam dua bulan terakhir di Kabupaten Jember. ANTARA FOTO - Seno

Bisnis.com, JAKARTA - Seekor ikan hiu paus (Rhincodon typus) berukuran panjang 9 meter dan lebar 2,2 meter ditemukan mati terdampar di Pantai Paseban, Desa Paseban, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (30/8/2020).

"Kami langsung menurunkan petugas ke lapangan setelah mendapat informasi dari nelayan dan perangkat desa setempat terkait dengan hiu paus yang terdampar di Pantai Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong," kata Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jember Setyo Utomo di Jember.

Berdasarkan informasi petugas BKSDA, panjang hiu paus tersebut mencapai 9 meter, kemudian lebarnya 2,2 meter dengan berat diprediksi mencapai 2 ton, sehingga petugas bersama puluhan warga setempat berusaha mengevakuasi bangkai hiu paus ke tepi pantai.

"Petugas bersama warga akan menarik bangkai hiu paus tersebut ke tepi pantai, kemudian dilakukan penggalian untuk dikubur. Rencananya bangkai ikan hiu tersebut akan dikubur malam ini," katanya.

hiu paus

Sejumlah warga melihat seekor Hiu Paus atau Hiu Tutul (Rhincodon typus) yang mati terdampar di Pantai Paseban, Kencong, Jember, Jawa Timur, Minggu (30/8/2020). Seekor Hiu Paus berukuran panjang sembilan meter ditemukan mati terdampar di pantai itu, dan ini menjadi kasus kedua dalam dua bulan terakhir di Kabupaten Jember. ANTARA FOTO/Seno

Setyo mengatakan ikan hiu paus dilindungi penuh berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus, sehingga harus dijaga kelestariannya.

"Kalau ikan hiu paus tersebut terdampar dalam kondisi hidup, harus dikembalikan ke habitatnya di laut dan apabila terdampar di pantai dalam keadaan mati, harus dikubur," ujar Setyo.

Di lokasi kejadian banyak warga yang berswafoto dengan ikan hiu paus berbobot sekitar 2 ton tersebut, sehingga lokasi terdamparnya bangkai hiu tersebut ramai dipadati warga yang berswafoto.

Sebelumnya tiga ekor hiu paus terdampar di pesisir selatan atau tepatnya di Pantai Nyamplong Kobong, Desa Kepanjen, Kabupaten Jember pada awal Juli 2020, namun satu di antaranya sudah mati akibat tersangkut jaring nelayan setempat dan bangkai ikan hiu itu dipotong-potong warga untuk dikonsumsi.
 hiu paus

Sejumlah warga melihat seekor Hiu Paus atau Hiu Tutul (Rhincodon typus) yang mati terdampar di Pantai Paseban, Kencong, Jember, Jawa Timur, Minggu (30/8/2020). Seekor Hiu Paus berukuran panjang sembilan meter ditemukan mati terdampar di pantai itu, dan ini menjadi kasus kedua dalam dua bulan terakhir di Kabupaten Jember. ANTARA FOTO/Seno

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jember hiu paus

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top