Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina Dorong Transaksi Nontunai di SPBU saat Era Pandemi

Peningkatan transaksi non-tunai menjadi hampir tiga kali lipat lebih ini.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  16:27 WIB
SPBU yang menerapkan transaksi nontunai. - Istimewa
SPBU yang menerapkan transaksi nontunai. - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Pertamina mendorong transaksi nontunai di SPBU di era adaptasi kebiasaan baru masa pandemi Covid-19.

Unit Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina MOR V Rustam Aji mengatakan sejak diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru, Pertamina telah memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 di seluruh lini bisnis perusahaan.

“Salah satunya adalah dengan melakukan uji coba pemberlakuan transaksi non-tunai di seluruh 80 SPBU yang berada di wilayah Malang Raya, atau yang dikenal dengan Program SPBU PSBB (Pemberlakuan SPBU Ber-NonTunai Bersama),” katanya dalam keterangan resminya, Senin (10/8/2020).

Pemberlakuan transaksi cashless di SPBU seluruh Malang Raya, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kab. Malang,  telah dilaksanakan sejak 1 Juli 2020 sebagai fase pertama, dengan ujicoba transaksi non tunai via aplikasi My Pertamina yang dilakukan dalam 1 sisi jalur di SPBU.

Sebelum program SPBU PSBB dijalankan, transaksi non-tunai di Malang Raya rata-rata di Juni 2020 hanya sekitar 878 transaksi per hari. Setelah dilaksanakan program PSBB fase pertama dalam satu bulan ini, transaksi nontunai meningkat 185 persen, menjadi sekitar 2500 transaksi non-tunai per hari.

Bahkan pada minggu ke-3 Juli, rata-rata transaksi non-tunai di SPBU se-Malang Raya mencapai lebih dari 3.000 transaksi per hari.

“Peningkatan transaksi non-tunai menjadi hampir tiga kali lipat lebih ini, menjadi indikasi bahwa konsumen SPBU di Malang Raya sudah mulai beradaptasi dengan kebiasaan baru, untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarganya,” katanya.

Selain di Malang Raya (Kab. Malang, Kota Malang, Kota Batu), Program ini juga dilaksanakan di 182 SPBU lain di wilayah Sales Area Malang. SPBU tersebut tersebar di Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Situbondo dan Bondowoso.

Tidak hanya peningkatan transaksi cashless di SPBU Malang Raya, Pertamina juga mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM seperti pertalite yang meningkat 10 persen dari total konsumsi pada bulan Juni sebesar 21.000 KL menjadi 23.000 KL pada bulan Juli, pertamax yang meningkat 14 persen dari total konsumsi pada bulan Juni sebesar 4.300 KL menjadi 4.900 KL pada bulan Juli.

Pada bahan bakar diesel, Pertamina mencatat kenaikan konsumsi pada dexlite sebesar 32 persen dari total konsumsi pada bulan Juni sebesar 316 KL menjadi 420 KL pada bulan Juli dan pertamina dex yang meningkat 16 persen dari total konsumsi pada bulan Juni sebesar 202 KL menjadi 235 KL pada bulan Juli.(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina kota malang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top