Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vokanesia.id Cetak SDM Berkualitas Lewat Edu-techVokasi

PT Vokasi Indonesia Sejahtera sebagai perusahaan teknologi yang menaungi vokanesia.id sebagai perusahaan rintisan/startup edu-tech pertama di Indonesia.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 20 Juni 2020  |  21:03 WIB
Founder PT Vokasi Indonesia Sejahtera Pramanda Nalang Saputra (kanan) bersama Direktur Utama PT Vokasi Indonesia Ismail Marzuki (kiri) dan Komisaris PT Vokasi Indonesia Sejahtera Yasir Sani (tengah) di Malang, Sabtu (20/6 - 2020).
Founder PT Vokasi Indonesia Sejahtera Pramanda Nalang Saputra (kanan) bersama Direktur Utama PT Vokasi Indonesia Ismail Marzuki (kiri) dan Komisaris PT Vokasi Indonesia Sejahtera Yasir Sani (tengah) di Malang, Sabtu (20/6 - 2020).

Bisnis.com, MALANG - Mencetak SDM ketenagakerjaaan yang kompeten, menjadi tantangan dan perhatian dari pemerintah saat ini karena tantangan dunia kerja yang makin kompetitif.

Apalagi saat ini, memasuki revolusi industri 4.0 yang serba digital menyebabkan tantangan dunia pendidikan semakin kompleks dan menuntut persiapan serta pemikiran sangat serius. Dunia pendidikan kini dihadapkan pada suatu perubahan yang cepat dan non-linear. Untuk menjawab tantangan pendidikan yang serba digital itulah platform edu-tech Vokanesia.id ini hadir.

PT Vokasi Indonesia Sejahtera sebagai perusahaan teknologi yang menaungi vokanesia.id sebagai perusahaan rintisan/startup edu-tech pertama di Indonesia yang fokus pada pengembangan platform pendidikan vokasi secara berjenjang dan leveling mulai dari level pertama hingga pasca kelulusan (masuk dunia industri) menjawab tantangan itu.

Direktur Utama PT Vokasi Indonesia Sejahtera Ismail Marzuki mengatakan, siswa didik dapat memanfaatkan materi pembelajaran yang diinginkan langsung dari mentor-mentor yang sudah bersertifikat nasional. Mulai dari para guru, profesional dan ahli pada bidangnya masing-masing.

"Intinya, vokanesia.id siap menjadi sarana pembelajaran bagi yang ingin belajar vokasi dari mentor terbaik di Indonesia dan luar negeri," ujarnya saat soft launching Vokanesia.id di Malang, Sabtu (20/6/2020)

Bagi lulusan vokasi baik SMK/SMA/Poltek yang ingin fokus pada bidang bisnis dan usaha "calon enterpreneur" Vokanesia akan memberikan atau menyediakan mentor terbaik dari para pengusaha senior yang sukses menggeluti bisnisnya.

"Ke depan akan kami siapkan program kerja sama dengan HIPMI, APINDO atau asosiasi pengusaha lainnya", tambahnya.

Untuk mendukung semua itu, Vokanesia dilengkapi berbagai fitur yang sudah disesuaikan kebutuhan siswa, antara lain fasilitas layanan marketplace khusus menyediakan layanan pembelian e-book khusus SMK yang saat ini sudah bekerjasama dengan penerbit buku PT Kuantum Buku Sejahtera (atau Quantum Book). Nantinya, Vokanesia juga akan bekerjasama dengan Astrapedia dan penerbit lainnya.

Metodologi pembelajaran dan pelatihan dalam buku digital tersebut juga sudah terintegrasi dengan dunia industri, aplikatif dengan dunia kerja dan sangat mudah dipahami oleh siswa. E-book bisa dibaca dari laman marketplace www.vokanesia.id atau lewat aplikasi Vokanesia yang sudah tersedia di apps store andorid.

Kemudian ada fitur khusus belajar daring dalam format video pembelajaran, kelas online, buku modul, virtual reality, dan pelatihan offline.

Vokanesia juga memiliki lembaga sertifikasi profesi (LSP) yang bekerjasama dengan Aksara Media Sejahtera (AKMES) bisa mengeluarkan sertifikat resmi standar SKKNI.

Komisaris PT Vokasi Indonesia Sejahtera Yasir Sani menambahkan ke depan aplikasi Vokanesia juga akan dilengkapi dengan fitur job vacancy maupun pemagangan langsung di dunia industri.

Saat ini PT Vokasi sudah bekerja sama dan terintegritasi dengan puluhan perusahaan nasional, multinasional baik dalam maupun luar negeri untuk vokanesia.id. Selain itu Vokanesia juga terhubung dengan perguruan tinggi bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Sebagai respons terhadap program pemagangan di dunia industri sekaligus untuk menyiapkan lulusan SMK agar memiliki kesiapan kompetensi, vokanesia.id juga menyiapkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sesuai dengan jurusan siswa.

Pilihan pelatihan daring, kata Founder PT Vokasi Indonesia Sejahtera Pramanda Nalang Saputra, karena sesuai dengan masanya. Selain masih di era pandemi Covid-19, juga memasuki revolusi industri 4.0 yang serba digital.

Di sisi lain, platform pendidikan daring selama ini hampir tidak ada yang menyasar pendidikan vokasi. Vokanesia.id merupakan edu-tech pertama yang menyasar pendidikan vokasi. Padahal pendidikan ini perlu menjadi perhatian karena biasa langsung masuk ke dunia kerja setelah lulus SMK dan pendidikan vokasi lainnya.

Platform pendidikan vokasi secara berjenjang dan leveling mulai dari level pertama hingga pasca kelulusan (masuk dunia industri).

“Bahkan nanti vokanesia akan kami disain untuk mencetak SDM yang kompeten dan bersertifkat, baik dari kami, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), maupun lembaga sertifikasi kompetensi,” ujarnya.

Ada beberapa keahlian yang ditawarkan, yakni pendidikan keterampilan perangkat lunak, kesehatan, otomotif, alat berat, perhotelan, pariwisata, peternakan, perikanan, dan percetakan.

Oleh karena itu, kata Nalang, PT Vokasi akan menggandeng guru yang berkualitas serta bersertifikat. Ada 425 guru yang siap bergabung dengan perusahaan tersebut untuk mendukung pembelajaran daring vokanesia.id.

Selain itu, PT Vokasi juga menggandeng industri dan asosiasi-asosiasi. Dengan begitu, upaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri bisa tepat.

Industri-industri tersebut juga sebagai tempat pelatihan bagi peserta didik yang memanfaatkan platform vokanesia.id.

Tahap pertama, dia menegaskan, vokanesia.id akan lebih diarahkan pada peningkatan kapasitas dari siswa vokasi. Karena itulah, PT Vokasi akan menggandeng pemda agar siswa vokasi bisa ditingkatkan kapasitasnya dengan pendidikan daring vokanesia.id.

“Siswa bisa didanai dana BOS karena secara regulasi dibolehkan. Selain itu, pendidikan daring tepat pada masa pandemi ini,” ujarnya.

PT Vokasi juga akan menjalin kerja sama dengan beberapa kementerian untuk menawarkan platform ini agar dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi SDM pekerja nasional.

“Kami sudah bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, dan responnya positif,” ucapnya. Nantinya, PT Vokasi akan menjalin kerja sama dengan kepala-kepala dinas pendidikan lain di provinsi-provinsi lain.

Output dari peserta didik ini tidak hanya melulu mencetak pekerja yang memasuki dunia industri, juga menjadi akademisi, dan entreprenuer.

“Untuk mereka yang menjadi entrepreneur, kami berusaha membantu dari sisi pembiayaan dengan men-link-an dengan industri jasa keuangan jika bisnis yang digelutinya memang prospektif dan layak didanai agar lebih berkembang,” katanya.(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan teknologi informasi
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top