Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Agar Tidak Mudah Terpapar Covid-19, Ini Tips dari Guru Besar Pangan UMM

Masyarakat perlu mengkonsumsi pangan lokal yang unggul agar tidak mudah terpapar Covid-19.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  19:15 WIB
Guru Besar Teknologi Hasil Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof Elfi Anis Saati. - Istimewa
Guru Besar Teknologi Hasil Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof Elfi Anis Saati. - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Masyarakat perlu mengkonsumsi pangan lokal yang unggul agar tidak mudah terpapar Covid-19.

Guru Besar Teknologi Hasil Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof Elfi Anis Saati mengatakan pandemi Covid-19 telah banyak mengubah pola kehidupan masyarakat, termasuk memilih bahan konsumsi untuk perbaikan gizi agar tidak mudah terjangkit Covid-19.

“Kondisi saat ini menyadarkan kita sebagai bangsa agraris yang punya pangan lokal unggul dengan kekayaan hayati yang melimpah untuk memanfaatkan secara maksimal potensi yang kita punya,” katanya di Malang, Selasa (9/6/2020).

Elfi yang juga Kepala Laboratarium Sentral UMM menambahkan, dalam menghadapi pandemi Covid-10 ini perlu disikapi dengan tindakan yang cerdas dan tepat, yaitu antara lain menjaga keimanan, mengasah keilmuan (percaya kepada orang yang ahli di bidangnya), dan mendukung kesejahteraan bersama.

Saat menghadapi Covid-19 ini, kata dia, dalam keluarga harus melakukan upaya perbaikan gizi keluarga melalui pemanfaatan pekarangan.

Bahan pangan segar yang mengandung protein seperti kelor, vitamin C seperti jeruk, vitamin A terdpat di buah-sayuran, vitamin B, vitamin D, mineral seperti Fe, Se, Zink, K, Mg membantu metabolisme tubuh, mencegah infeksi mikrobia (virus dan lainnya).

Juga, polifenol seperti pigmen flavonoid (antosianin: bunga mawar, delima, ubi jalar ungu dan lainnya), karotenoid, kurkumin (rimpang rempah), minyak atsiri (aromatik kayu putih,sirih, serai, herbal lain), vitamin (C, A, E) sebagai antioksidan baik, potensial antimrobia bahkan antiinflamasi dan imunudolator.

“Jamu tradisional (rempah-rempah), pangan fungsional dan suplemen yang mengandung bioaktif tersebut sedang banyak yang membutuhkan. Pangan sehat yang mengandung prebiotik (serat, inulin) dan probiotik juga bisa andil membantu daya tahan tubuh yang mengkonsumsinya,” ucapnya.(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Universitas Muhammadiyah Malang covid-19
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top