Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

56 Warga Situbondo Positif Covid, Kebanyakan dari Klaster Masjid

Sejumlah jemaah di Masjid Desa Olean positif terpapar Covid-19. Mereka berjumlah 43 orang dan menjadi kelompok terbanyak penderita Covid-19 selain klaster umrah dan perjalanan luar daerah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Juni 2020  |  05:53 WIB
Ilustrasi-Petugas medis mengenakan alat pelindung diri mendorong ranjang beroda tempat pasien berstatus dalam pengawasan corona menuju ruang isolasi RSUD dr. Iskak di Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (13/3/2020). - Antara
Ilustrasi-Petugas medis mengenakan alat pelindung diri mendorong ranjang beroda tempat pasien berstatus dalam pengawasan corona menuju ruang isolasi RSUD dr. Iskak di Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (13/3/2020). - Antara

Bisnis.com, SITUBONDO - Sebanyak 43 jemaah masjid di Desa Olean, Situbondo, Jawa Timur positif terpapar virus Corona penyebab Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat kini warga yang positif terpapar virus corona jenis baru itu menjadi 56 orang. Klaster jamaah Masjid di Desa Olean menjadi kelompok paling banyak.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Situbondo Abu Bakar Abdi di Situbondo, Rabu (3/6/2020) malam mengatakan dari 56 pasien positif, 43 orang berasal klaster jemaah masjid, sisanya klaster jemaah umrah dan perjalanan dari luar daerah.

"Secara keseluruhan, sebanyak 11 orang pasien sudah sembuh total, dua pasien meninggal dunia, dan 43 orang dalam perawatan," kata Abu Bakar.

Abu Bakar menjelaskan bahwa pasien terkonfirmasi positif terinfeksi Corona Virus Disease 19 atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo, pada 3 Juni 2020 bertambah lagi lima orang dari klaster jemaah masjid, sehingga jumlah keseluruhan warga yang terpapar virus mematikan itu menjadi 56 orang, dari sebelumnya 51 orang.

"Hari Rabu (3/6) kami menerima hasil swab, ada lima orang yang terkonfirmasi positif Corona. Semuanya berasal dari Desa Olean, Kecamatan Kota Situbondo," ujarnya.

Abu Bakar memerinci tambahan pasien baru positif Corona klaster jemaah Masjid Desa Olean itu, sebanyak empat orang masih karantina mandiri di rumah masing-masing dan satu orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Elizabeth.

Empat orang pasien positif Corona isolasi mandiri di rumahnya, karena tempat karantina di Hotel Sidomuncul 1 kawasan Wisata Bahari Pasir Putih saat ini sudah penuh dan sedang dipersiapkan untuk penambahan tempat.

"Mereka sementara hari ini karantina mandiri di rumahnya karena tempat karantina di Sidomuncul 1 sudah penuh. Kami masih mempersiapkan untuk mereka," kata Abu Bakar.

Abu Bakar mengemukakan bahwa penularan Covid-19 dari jemaah masjid tergolong mudah dan cepat menjalar ke orang di sekitarnya.

"Jadi, penularan virus Corona klaster jemaah Masjid Desa Olean, Kecamatan Kota Situbondo, berbeda dengan yang klaster impor atau klaster jemaah umrah, karena virus ini rupanya bermutasi sehingga sangat cepat dan mudah menulari orang di sekitarnya," katanya.

Menurut Abu Bakar klaster jemaah masjid ini mudah menulari orang yang ada di sekitarnya atau saat warga kerap berkumpul atau yang berhubungan erat.

Oleh karena itu, Abu Bakar mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Tenggir (Kecamatan Panji) dan Desa Olean (Kecamatan Kota Situbondo) yang terdampak penularan dari klaster jemaah masjid itu untuk sementara mengurangi tatap muka langsung atau berkumpul.

"Imbauan saya bagi warga dua desa tersebut, berhenti sementara bertamu dan juga jangan menerima tamu. Tujuannya memutus mata rantai penularan virus ini," ucap Abu Bakar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

situbondo Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top