Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Baru Covid-19 di Jatim Turun, Efek Petugas Laboratorium Libur Lebaran?

Khusus tambahan kasus baru di Surabaya Raya, rinciannya yaitu Kota Surabaya sebanyak 23 orang, Kabupaten Sidoarjo sembilan orang, dan Kabupaten Gresik dua orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  05:37 WIB
Polisi melakukan penyekatan di pos pemeriksaan (check point) Bundaran Waru, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (26/5/2020). Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik diperpanjang kembali terhitung mulai 26 Mei 2020 hingga 8 Juni 2020. - Antara/Didik Suhartono
Polisi melakukan penyekatan di pos pemeriksaan (check point) Bundaran Waru, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (26/5/2020). Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik diperpanjang kembali terhitung mulai 26 Mei 2020 hingga 8 Juni 2020. - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, SURABAYA - Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur mencatat penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 pada Selasa, 26 Mei 2020, menurun dibandingkan sehari sebelumnya.

Berdasarkan data pada hari Selasa ini hingga pukul 17.00 WIB, tambahan kasus baru sebanyak 64 orang, sedangkan pada Senin (25/5) tambahannya mencapai 233 orang.

"Sehingga kalau ditotal pasien terkonfirmasi sampai saat ini secara keseluruhan mencapai 3.939 orang," ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur dr Joni Wahyuhadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (27/5/2020) malam.

Khusus tambahan kasus baru di Surabaya Raya, rinciannya yaitu Kota Surabaya sebanyak 23 orang, Kabupaten Sidoarjo sembilan orang, dan Kabupaten Gresik dua orang.

Di tiga daerah tersebut, jumlah keseluruhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu, Surabaya sebanyak 2.118 orang, Sidoarjo 542 orang, lalu Gresik 134 orang.

Sedangkan, rincian jumlah tambahan kasus baru di beberapa daerah lain yakni di Lumajang satu orang, di Jombang dua orang, di Kabupaten Malang 13 orang, di Kota Malang satu orang dan di Bangkalan dua orang.

Kemudian, di Sampang satu orang, Kabupaten Probolinggo lima orang, di Kota Kediri dua orang, Kabupaten satu orang serta dua orang lainnya domisilinya sedang tahap pendataan.

Pihaknya tak berhenti mengingatkan masyarakat untuk lebih berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran Covid-19.

Terkait dengan pasien sembuh dari infeksi virus Corona di Jatim saat ini mencapai 522 orang (13,25 persen) atau terdapat tambahan 16 orang, yakni lima orang dari Surabaya, dua orang dari Lumajang, satu orang dari Magetan, satu orang dari Kota Pasuruan, dua orang dari Nganjuk, satu orangdari Kota Malang, satu orang dari Kabupaten Blitar dan tiga orang dari Kabupaten Probolinggo.

Untuk kasus meninggal dunia karena Covid-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 322 orang atau tambahannya 19 orang, yaitu, 14 orang di Surabaya, dua orang di Sidoarjo serta masing-masing satu orang di Jember, Bangkalan dan Kabupaten Pasuruan.

Terkait warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim 6.424 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 23.944 orang.

Laboratorium Libur

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 32 laboratorium tidak beroperasi selama dua hari di Hari Raya Idulfitri. Walhasil, jumlah spesimen yang diperiksa turun drastis selama dua hari terakhir.

"Tiga puluh dua laboratorium libur Lebaran selama dua hari dan ini di luar kendali Kemenkes [Kementerian Kesehatan]," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto melalui pesan singkat kepada Bisnis, Selasa (26/5/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 melaporkan kapasitas pemeriksaan spesimen pada 25 Mei 2020 adalah sebanyak 6.272 spesimen.

Sedangkan pada hari ini, Selasa (26/5/2020) jumlah spesimen yang diperiksa hanya mencapai 4.741 spesimen yang terdiri atas 4.560 spesimen yang diperiksa menggunakan RT-PCR dan 181 spesimen diperiksa melalui tes cepat molekuler (TCM).

Secara kumulatif jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 256.946, terbagi atas 254.426 spesimen yang diperiksa menggunakan RT-PCR, dan 2.520 spesimen diperiksa melalui TCM.

Diharapkan, setelah masa libur Lebaran semua laboratorium dapat beroperasi normal sehingga jumlah spesimen yang diperiksa mencapai target yakni 10.000 spesimen per harinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim surabaya jawa timur

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top