Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Insiden Habib Umar vs Satppol PP, Polda Jatim Turunkan Tim Siber Usut Video Berunsur SARA

Polda Jatim kerahkan tim siber mendalami video dengan bumbu narasi hoaks, SARA, dan ujaran kebencian di media sosial dalam insiden Satuan Polisi Pamong Praja Surabaya dengan Habib Umar Abdullah Assegaf.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  20:09 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. - Antara
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Jatim memediasi insiden ketegangan di titik pemeriksaan pintu keluar Tol Satelit Surabaya beberapa hari lalu yang melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja Surabaya dan warga Bangil, Habib Umar Abdullah Assegaf.

"Ini dilakukan agar tidak dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya, Jumat (22/5/2020).

Pihaknya mengaku telah meminta dua orang yang terlibat itu untuk saling memaafkan satu sama lain.

"Sebetulnya kedua belah pihak sudah menjalin komunikasi, masing-masing menahan diri dengan adanya kesalahpahaman ini," ucapnya.

Dia berharap pada momen bulan Ramadan ini bisa saling memaafkan agar dapat dicontoh masyarakat luas.

"Semua yang terjadi ini tujuannya untuk menyelamatkan masyarakat dan juga keluarganya, serta masyarakat lainnya," ujarnya.

Menurut Truno, apa yang terjadi di lapangan saat itu ialah kesalahpahaman antara petugas PSBB dengan Umar Assegaf dan dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

Di video juga terekam anggota Satlantas Polrestabes Surabaya sudah menengahi, sehingga kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi selanjutnya.

"Kita bisa melihat dan prihatin, sebab petugas maupun masyarakat harus sama-sama memiliki satu tujuan yaitu melawan dan mencegah Covid-19 agar tidak meluas," katanya.

Truno menjelaskan, mediasi dilakukan karena ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba memperkeruh keadaan melalui video viral beberapa waktu lalu.

"Ada satu hal yang menjadi catatan setelah viral. Ada beberapa pihak ketiga yang memanfaatkan situasi ini untuk memperkeruh, mendompleng, memboncengi kejadian-kejadian ini," ungkapnya.

Saat ini, Polda Jatim telah mengerahkan tim siber yang akan melakukan patroli siber mendalami video dengan bumbu narasi hoaks, SARA, dan ujaran kebencian di media sosial itu.

"Kami akan melihat konten-konten yang bersifat ujaran kebencian, SARA kemudian berita bohong yang sudah mulai banyak. Tentu ini menjadi bagian penyelidikan kami," katanya.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda jatim Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top