Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengawasan Penumpang di Terminal Bungurasih Diperketat

Semua yang datang di cek, mulai dari KTP, tujuan sampai dengan pengecekan protokol kesehatan, serta wajib mengenakan masker, kata Kapolres Sidoarjo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 April 2020  |  16:55 WIB
Suasana terminal Purabaya Surabaya. - Antara/Marul
Suasana terminal Purabaya Surabaya. - Antara/Marul

Bisnis.com, SIDOARJO - Petugas Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Jawa Timur menerapkan protokol kesehatan kepada penumpang yang baru turun di Terminal Purabaya Surabaya atau dikenal Terminal Bungurasih sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Sumardji di Sidoarjo, Kamis (23/4/2020) mengatakan pihaknya bersama dengan dinas perhubungan bersama-sama mengecek kondisi penumpang yang baru datang dari luar Surabaya dan Sidoarjo.

"Semua yang datang di cek, mulai dari KTP, tujuan sampai dengan pengecekan protokol kesehatan, serta wajib mengenakan masker," katanya di sela kegiatan pengecekan penumpang di Terminal Purabaya Surabaya.

Selanjutnya, kata dia, setelah dicek jika penumpang tersebut warga Sidoarjo yang datang dari zona merah maka diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Nantinya di masing-masing desa itu sudah ada relawan yang akan membantu melaksanakan pemantauan bersama-sama dengan RT RW setempat," katanya.

Disinggung jika ditemukan ada penumpang dengan identitas tidak jelas dan juga tidak memakai masker dirinya mengatakan, akan melakukan pengecekan ulang yang lebih mendetail.

"Sejauh ini penumpang sudah sadar dan mengenakan masker," katanya.

Dirinya juga tetap mengimbau kepada masyarakat supaya mereka tidak mudik ke kampung halaman masing-masing di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

"Sebaiknya tetap berada di tempat tinggal masing-masing, jangan memaksakan diri untuk mudik," katanya.

Sementara itu, Kepala Terminal Purabaya Surabaya Imam Hidayat mengatakan memang ada penurunan jumlah penumpang akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

"Jika pada hari biasa sebelum pandemi virus corona atau Covid-19 ada sebanyak 910 bus yang beroperasi, kini jumlahnya turun sampai dengan 77 persen," katanya.

Terkait dengan larangan mudik, kata dia, pihaknya masih belum mendapatkan petunjuk teknis seperti apa larangan itu diterapkan.

"Namun, kalau ada penumpang yang tidak mengenakan masker, akan kami suruh pulang atau juga membeli di kios-kios di dalam terminal," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya jawa timur sidoarjo

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top