Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KAI Daop 8 Surabaya Turunkan Kapasitas Jadi 75 Persen

Jumlah kapasitas yang awalnya mencapai 38.346 penumpang, kini hanya menjadi 19.182 penumpang per hari.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  10:28 WIB
Calon penumpang duduk di kursi tunggu yang diberi penanda jarak aman di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/3/2020). PT KAI DAOP 6 Yogyakarta menerapkan kebijakan pengaturan jarak atau
Calon penumpang duduk di kursi tunggu yang diberi penanda jarak aman di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/3/2020). PT KAI DAOP 6 Yogyakarta menerapkan kebijakan pengaturan jarak atau "Social Distancing" dengan garis pembatas satu meter di area umum pelayanan stasiun untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. - Antara/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, SURABAYA - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menurunkan kapasitas daya angkutan penumpang kereta hingga menjadi 75 persen sebagai upaya untuk mencegah sebaran wabah virua corona.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan selama ini kapasitas angkutan kereta lokal mencapai 150 persen yakni terdapat 46 perjalanan KA Lokal yang beroperasi di wilayah Daop 8 Surabaya.

"Dari 46 perjalanan kereta lokal itu, total daya kapasitasnya terdiri dari 25.564 tempat duduk atau 100 persen dan toleransi tiket berdiri 50 persen dari tempat duduk alias sebanyak 12.782 tiket," jelasnya, Selasa (24/3/2020).

Dia menjelaskan melalui kebijakan penurunan daya kapasitas angkutan menjadi 75 persen, maka jumlah kapasitas yang awalnya mencapai 38.346 penumpang, kini hanya menjadi 19.182 penumpang per hari.

"Meskipun ada pengurangan jadwal kereta api, kami akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang butuh transportasi dengan segala protokol pencegahan virus corona yang telah diterapkan,” imbuhnya.

Selain mengurangi daya angkutan, KAI Daop 8 juga telah membatalkan 3 perjalanan kereta api secara keseluruhan dan memperpendek relaai tujuan 4 perjalanan kereta mulai 26 - 31 Maret 2020.

Ketiga perjalanan kereta api yang dibatalkan itu di antaranya adalah KA Sembrani (KA 81/ KA 82) relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Gambir/PP, KA Gumarang (KA 133/ KA 134) relasi Stasiun Pasar Turi – Stasiun Pasar Senen/PP dan KA Songoriti (KA 283 / KA 284) relasi Stasiun Surabaya Gubeng – Stasiun Malang/PP.

Sementara 4 perjalanan kereta yang mengalami perpendekan relasi tujuan , di antaranya, KA Argo Wilis (KA plb 1a/ KA plb 2a) relasi sebelumnya Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/PP kini menjadi Stasiun Surabaya Gubeng - Bandung/PP, lalu KA Mutiara Selatan (Ka plb 103a / KA plb 104a) relasi sebelumnya Malang – Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/PP kini menjadi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung/PP, KA Turangga (KA plb 77a/KA plb 78a) relasi Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir/PP kini menjadi Surabaya Gubeng – Bandung/PP, dan KA Malabar (KA plb 107a/ KA plb 108a) relasi Malang – Bandung – Pasar Senen PP kini menjadi Malang – Bandung/PP.

Suprapto menambahkan kebijakan tersebut dilakukan KAI untuk mendukung upaya social distancing yang diterapkan pemerintah yakni mengurangi mobilitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top