Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

UMM Undang Influencer Jadi Mahasiswa tanpa Tes, Siapa Berminat?

Para influencer diundang untuk menjadi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tanpa harus mengikuti tes untuk semua fakultas, kecuali Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan pada tahun ajaran 2020/2021.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  15:19 WIB
UMM - student.umm.ac.id
UMM - student.umm.ac.id

Bisnis.com, MALANG - Para influencer diundang untuk menjadi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tanpa harus mengikuti tes untuk semua fakultas, kecuali Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan pada tahun ajaran 2020/2021.

Wakil Rektor I UMM Prof Syamsul Arifin mengatakan kebijakan tersebut sebagai sebagai apreasiasi atas peran mereka dalam mendorong perubahan di masyarakat. Influencer maupun content creator kini menjadi profesi baru yang digandrungi para generasi milenial. Meski masih menjadi perdebatan apakah influencer adalah sebuah profesi, yang pasti mereka mempunya pengaruh yang kuat di masyarakat.

“Mereka mempunyai cara tersendiri mengekspresikan karya dan membuat perubahan secara nyata,” katanya dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2020).

Karena alasan itulah, Presiden Joko Widodo sangat menaruh perhatian kepada para influencer hingga beberapa kali mengundang mereka ke Istana untuk berbagi info soal permasalahan bangsa. Lembaga negara, dari sektor manapun, akhirnya ikut rajin melibatkan influencer.

Bahkan di tengah mewabahnya pandemi Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saja menyempatkan mengundang para influencer, pada Jumat (20/3) di kantor mereka untuk membantu pemerintah menyebar informasi yang lebih akurat mengenai Covid-19.

Potensi para Influencer inilah yang ditangkap Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang pada penerimaan mahasiswa barunya dengan membuka jalur khusus influencer. Bagi Youtubers dengan subscriber minimal 5.000 dan Selebgram dengan follower minimal 10.000 akan diseleksi tanpa tes masuk.

“Tentu prosesnya tak sembarangan, diseleksi lebih dulu lewat mekanisme uji keterampilan,” ucapnya.

Influencer yang dimaksud di sini, kata Syamsul, yakni influencer Youtuber, Selebgram, dan Selebtwit yang kreatif, edukatif, dan positif.
"Tentu kami memperhatikan kontennya," ucapnya.

Pendaftar cukup menampilkan tautan akun YouTube dan Instagram resminya untuk diverifikasi secara administratif oleh panitia penerimaan mahasiswa baru.

Pertimbangan lain UMM membuka jalur ini juga adalah untuk memberi apresiasi dan mengakomodasi Influencer generasi milenial yang kreatif di media sosial. Bentuk prestasi akademik dan khususnya non-akademik saat ini ada berbagai macam.

“Saat ini ada banyak anak muda yang kreatif meng-create konten dan memberi virus positif kepada publik,” katanya.

Tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMM mempunyai kriteria tersendiri untuk jalur ini. " Nggak sembarang selebgram diterima, nggak sembarang Youtuber diterima. Tentu kami punya kriteria yang nanti akan diverifikasi oleh tim PMB itu," ucapnya.

Syamsul pun tidak menampik di antara para influencer ada yang memiliki followers palsu. Karena itulah, UMM sangat hati-hati. Pihaknya mempunya tim yang nanti bisa men-tracking tentang autentisitas kepengikutan mereka atau followers dan subscribe mereka.

Syamsul pun tidak membatasi jenis influencer yang dimaksud. Jadi, bisa beauty vlogger, food vlogger, traveler, writer, dan lain-lain bisa ikut jalur ini. "Semua bidang. Intinya kreatif, positif, dan edukatif. Nah, anak-anak muda yang seperti itulah yang ingin diakomodasi UMM," tandasnya.

Penerimaan mahasiswa baru jalur Influencer ini terbuka untuk semua program studi di UMM, kecuali Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru jalur influencer yang termasuk jalur prestasi non-akademik ini sudah dibuka sejak 25 Februari lalu hingga 25 April 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Universitas Muhammadiyah Malang
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top