Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pakuwon Tetap Pasang Target Optimistis

Target optimistis Rp1,7 triliun karena banyakanya kemudahan pembayaran KPR/KPA dari pihak perbankan, relaksasi suku bunga dari Bank Indonesia.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 12 Maret 2020  |  11:35 WIB
Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi (kiri) bersama para pejabat perbankan saat meninjau maket proyek apartemen La Viz dalam Pakuwon Mall Surabaya, Rabu (11/3/2020). - Bisnis/Peni Widarti
Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi (kiri) bersama para pejabat perbankan saat meninjau maket proyek apartemen La Viz dalam Pakuwon Mall Surabaya, Rabu (11/3/2020). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Pakuwon Group memproyeksikan penjualan tahun ini bisa mencapai Rp1,7 triliun atau naik 13 persen dibandingkan realisasi 2019 dengan mengandalkan sejumlah proyek apartemen terbaru.

General Manager Finance Pakuwon, Fenny mengatakan tahun lalu perseroan mampu membukukan penjualan sebesar Rp1,5 triliun meski kondisi pasar properti cukup berat dan banyak tantangan.

"Tahun ini pun kami tetap pasang target yang optimistis Rp1,7 triliun karena banyak pertimbangan, seperti banyakanya kemudahan pembayaran KPR/KPA dari pihak perbankan, relaksasi suku bunga dari Bank Indonesia. Ini cukup memicu pergerakan pasar properti," katanya saat konferensi pers Gebyar KPR Pakuwon Group, Rabu (11/3/2020).

Dia menambahkan bahkan beberapa tahun terakhir ini tren pembeli rumah/apartemen di Pakuwon banyak menggunakan sistem KPR/KPA sekitar 85 persen dibandingkan in-house karena ada relaksasi tersebut.

"Dengan kondisi ekonomi seperti sekarang, tren pembeli properti juga lebih banyak adalah end user dibandingkan investor. Seperti kemarin kami keluarkan proyek rumah dengan harga Rp900 juta - Rp1,2 miliar langsung habis dan unitnya tidak banyak," ujarnya.

Fenny menjelaskan total penjualan tahun lalu disokong oleh proyek landed house sebesar 25 persen dan sebanyak 75 persen merupakan proyek high rise seperti apartemen.

"Kemungkinam tahun ini bisa bergeser komposisinya. Landed house bisa menjadi 30 persen kontribusinya karena kita ada proyek baru perumahan di Bekasi, dan juga masih ada pengembangan-pengembangan landed house di Grand Pakuwon Surabaya Barat dan Pakuwon City di Surabaya Timur.

"Sedangkan kontribusi high rise nanti jadi 70 persen yang akan disokong oleh proyek baru seperti LaViz Mansion di atas Pakuwon Mall, One Icon Residence dan Pakuwon Tower di superblok Tunjungan Plaza," imbuhnya.

Direktur Markerting Pakuwon, Sutandi Purnomosidi menambahkan untuk menggenjot penjualan di semester I ini, Pakuwon menggelar Gebyar KPR All Free dengan menggandeng sejumlah perbankan seperti BCA, Mandiri, CIMB Niaga, Danamon, dan OCBC NISP.

"Ini merupakan momen memiliki hunian di mana bunga yang ditawarkan bank mulai 4,9 persen, cashback Rp300 juta, free biaya KPR, dan free BPHTB. Seharusnya ini jadi awal bangkitnya properti setelah tahun kemarin sempat menjadi rekor terjelek," ujarnya.

Adapun Gebyar KPR All Free Pakuwon Group tersebut digelar di Pakuwon Mall Surabaya mulai 11 - 15 Maret 2020. Selama gelaran tersebut, Pakuwon menargetkan penjualan sebesar Rp200 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti pakuwon group
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top