Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MPM Optimistis Penjualan Motor Jatim Tumbuh 5 Persen

Mitra Pinasthika Mulia (MPM), diler motor Honda di wilayah Jawa Timur dan NTT tahun ini lebih optimistis penjualan bisa tumbuh positif setidaknya 3% - 5% seiring dengan pertumbuhan ekonomi.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  16:59 WIB
MPM Optimistis Penjualan Motor Jatim Tumbuh 5 Persen
Presiden Direktur MPM Suwito (kanan) dan Direktur Marketing MPM Dendy Sean (kiri) saat memamerkan produk baru All New Honda Beat Series di Surabaya, Selasa (21/1/2020). - Bisnis/Peni Widarti
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), diler motor Honda di wilayah Jawa Timur dan NTT tahun ini lebih optimistis penjualan bisa tumbuh positif setidaknya 3% - 5% seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Presiden Direktur MPM, Suwito mengatakan penjualan sepeda motor tahun lalu memang cukup sulit karena berbagai faktor baik kondisi perekonomian maupun cuaca yang kurang bersahabat bagi petani yang selama ini menjadi konsumen MPM.

"Dari kondisi tersebut, pasar motor secara umum di Jatim ini mengalami penurunan 0,5%, khusus penjualan Honda sendiri turun 1,5%. Kami berharap kondisi ekonomi global tahun ini semakin baik, dan kabinet baru mampu memberikan terobosan serta berharap cuaca bersahabat," ujarnya saat peluncuran All New Honda Beat Series, Selasa (21/1/2020).

Marketing Division Head MPM, Abdy Rorotana menjelaskan sepanjang 2019, MPM mampu menjual motor sebanyak 903.000 unit atau turun 1,5% dibandingkan angka penjualan 2018.

"Penurunan penjualan juga dibarengi penurunan market share yang awalnya 88% menjadi 87%," katanya.

Namun, lanjutnya, penurunan market share ini juga dipengaruhi oleh persaingan motor jenis matic yang semakin ketat lantaran peminat motor matic semakin banyak dibandingkan motor bebek dan sport.

"Pasar matic ini terbesar, tapi paling menantang karena Honda harus berebut pasar dengan merek lain di segmen ini," imbuhnya.

Untuk mengejar pangsa pasar tahun ini, Honda pun meluncurkan produk penyegaran dari Honda Beat yang berada di entry level yakni All New Honda Beat dan All New Honda Beat Street dengan desain body compact serta peningkatan fitur.

"Sebelumnya kami mengeluarkan keluarga dari Honda Genio, sekarang kita keluarga keluarga Beat. Karena market di segmen ini cukup besar, jadi kami ingin kerja di market entry level," ujarnya.

Adapun sejak 2008 - 2019, total penjualan motor dari keluarga Beat mencapai 3,2 juta unit. Pada produk baru Beat kali ini, MPM menargetkan penjualannya bisa mencapai 21.000 - 22.000 unit atau naik 20% dibandingkan penjualan Beat tahun lalu yang hanya mencapai 17.000 - 18.000 unit.

Abdy meyakini konsumen akan tertarik dengan Beat yang baru dengan banyak pilihan warna trendi serta harga low end tetapi memiliki spesifikasi lebih tinggi dari Beat terdahulu.

"Sejak hadir, Beat terbaru di Jatim hingga kini sudah ada 100 inden yang akan dikirim akhir Januari 2020. Bahkan unitnya belum didisplay di diler, masih berupa gambar tetapi sudah banyak yang inden," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor jawa timur PT.Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top