Konsumsi Avtur di Dua Bandara Jatim Naik Saat Nataru

Konsumsi avtur atau bahan bakar pesawat di dua bandara Jawa Timur yakni Juanda Sidoarjo serta Blimbingsari Banyuwangi, Jatim mengalami kenaikan pada libur Natal dan Tahun Baru 2020, dibanding dengan hari biasa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  19:07 WIB
Konsumsi Avtur di Dua Bandara Jatim Naik Saat Nataru
Seorang petugas mengisi bahan bakar avtur ke pesawat. - Istimewa

Bisnis.com, SURABAYA — Konsumsi avtur atau bahan bakar pesawat di dua bandara Jawa Timur yakni Juanda Sidoarjo serta Blimbingsari Banyuwangi, Jatim mengalami kenaikan pada libur Natal dan Tahun Baru 2020, dibanding dengan hari biasa.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji di Surabaya, Rabu (8/1/2020) mengatakan, untuk Bandara Juanda Surabaya mengalami kenaikan konsumsi avtur sebesar 12 persen, sedangkan di Bandara Blimbingsari Banyuwangi naik sebesar 10,5 persen.

"Di Juanda, konsumsi selama masa Satgas kemarin sebesar 1090 KL/hari dari rata-rata normal 970 KL/hari, sementara di Blimbingsari Banyuwangi meningkat menjadi 8KL/hari dari rata-rata normal 7 KL/hari," kata Rustam, dalam keterangan persnya.

Sementara di bandara lain seperti Abdurahman Saleh Malang dan Iswahyudi Madiun, terjadi penurunan masing-masing sebesar 0,5 persen dan 13 persen.

Ia menjelaskan, secara umum Pertamina MOR V yang memiliki wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara mencatat kenaikan konsumsi avtur rata-rata sebesar 5 persen selama periode Satgas Natal dan Tahun Baru 2020.

Kenaikan tertinggi terjadi di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Tambolaka sebesar 84,7 persen dari rata-rata normal harian atau sebanyak 7 KL/hari dari rata-rata normal 4 KL/hari.

"Penjualan avtur tertinggi terjadi pada tanggal 26 Desember 2019, atau puncaknya yang mencapai 4.236 KL/hari atau meningkat 16,8 persen dari rata-rata normal harian sebesar 3.650 KL/hari," katanya.

Untuk Bali dan Lombok, Rustam mengaku juga mengalami kenaikan, masing-masing di Bandara Ngurah Rai Bali sebesar 1,5 persen dan Bandara Internasional Lombok mengalami peningkatan 4,2 persen.

"Puncak tertinggi dari penjualan di kedua bandara itu masing-masing tanggal 27 dan 28 Desember 2019, dimana Ngurah Rai terjadi peningkatan konsumsi avtur sebesar 15 persen dari rata-rata normal atau 2757 KL/hari dan 29 persen dari rata-rata normal atau 84 KL/hari di Bandara Internasional Lombok”, ujar Rustam.

Peningkatan konsumsi avtur, kata dia, diyakini karena datangnya turis lokal maupun mancanegara selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2020.

"Untuk wilayah NTT khususnya di Bandara El Tari Kupang, Tambolaka dan Komodo terdapat peningkatan yang cukup signifikan, yakni 46,6 persen, 84,7 persen, dan 13,5 persen," katanya.

Pada puncaknya, konsumsi avtur di bandara El Tari Kupang mencapai 112 persen dari rata-rata normal, hal ini terjadi pada 20 Desember 2019, dan bandara Tambolaka mencapai 174 persen dari rata-rata normal pada 29 Desember 2019, serta 103 persen untuk bandara Komodo pada 22 Desember 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, bandara juanda, jawa timur

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup