Video 'Water Barrier' di Jalan Tol Pandaan – Malang Bergerak, Ini Penyebabnya

Viral video water barrier yang bergerak sendiri di Jalan Tol Pandaan-Malang ramai diperbincangkan dan banyak yang menduga-duga penyebabnya soal mistis.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  12:34 WIB
Video 'Water Barrier' di Jalan Tol Pandaan – Malang Bergerak, Ini Penyebabnya
Ilustrasi pengisian air pada water barrier. - Jasa Marga

Bisnis.com, PASURUAN – Viral video water barrier yang bergerak sendiri di Jalan Tol Pandaan-Malang ramai diperbincangkan dan banyak yang menduga-duga penyebabnya soal mistis.

Menanggapi itu, anak usaha Jasa Marga PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) selaku pengelola jalan tol tersebut menjelaskan bahwa faktor penyebab kejadian tersebut adalah bocornya water barrier yang sebelumnya telah diisi air sesuai aturan.

Kejadian tersebut terjadi di proyek pembangunan rest area Km 65-66 Jalan Tol Pandaan-Malang pada hari Senin (28/10) pukul 18.00 WIB. Water barrier yang bocor mengakibatkan water barrier tersebut kosong sehingga saat terjadi hembusan angin yang cukup kuat bergerak.

Lokasi Rest Area tersebut merupakan daerah bukit yang digali serta di sisi selatan terdapat lembah yang terbuka. Alhasil, water barrier kosong tersebut terdorong ke arah tengah.

Agus Purnomo, Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang, menjelaskan PT JPM memastikan water barrier yang bocor tersebut saat ini telah diganti dengan yang baru serta memastikan seluruh water barrier yang ada di sepanjang Jalan Tol Pandaan-Malang juga terisi air.

"Langkah ini dilakukan agar water barrier tidak bergerak sehingga dapat menghalangi kendaraan yang melintas dan menimbulkan bahaya untuk pengguna jalan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2019).

Selain di lajur, water barrier yang terpasang di lokasi Proyek Pembangunan Rest Area juga dimaksudkan untuk mengamankan pengguna jalan dan pekerja proyek agar tidak terjadi kecelakaan.

"Kami imbau agar masyarakat dapat melakukan verifikasi terhadap informasi sebelum mempercayai hal-hal yang sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah dan bahkan menghubungkan kejadian tersebut dengan ruas jalan tol lainnya di luar Jalan Tol Pandaan-Malang," katanya.

PT JPM juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan untuk agar keselamatan pengguna jalan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Tol Malang

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup