Museum Olahraga Surabaya Diresmikan November 2019

Pemerintah Kota Surabaya tengah mengejar proses pembangunan Museum Olahraga yang berada di Gedung Gelora Pancasila dengan target peresmian pada November mendatang.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  21:00 WIB
Museum Olahraga Surabaya Diresmikan November 2019
Ilustrasi - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya tengah mengejar proses pembangunan Museum Olahraga yang berada di Gedung Gelora Pancasila dengan target peresmian pada November mendatang.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan selain sedang mengebut pembangunan gedung museum, saat ini pihaknya juga tengah mengumpulkan barang-barang bersejarah  yang berkaitan dengan olahraga.

“Kami sedang menyiapkan bahan-bahan untuk diletakkan di Museum Olahraga, karena potensinya sangat besar. Apalagi dalam bidang olahraga ini, banyak atlet luar biasa yang berasal dari Kota Surabaya,” katanya dalam rilis, Senin (7/10/2019).

Dia mengatakan saat ini sudah ada mantan atlet bulutangkis seperti Minarti Timur dan Alan Budikusuma yang memberikan sumbangan raket dan kaos yang pernah dipakai dalam berbagai pertandingan bergengsi yakni Olimpiade Sydney pada 2000.

Museum ini juga akan diisi oleh barang atau alat para atlet lain seperti Henny Maspaitella sang legenda atletik, Jeane Taroreh sang legenda Karate, atlet panjat tebing Rahmad Adi Mulyono, dan atlet panjang tebing Amanda Narda Mutia.

“Nantinya, barang-barang ini disumbang mereka akan dipajang dan diberi informasi berupa tulisan misalnya milik siapa, digunakan untuk kejuaraan apa, hingga background para atlet tersebut, sehingga pengunjung bisa mendapatkan gambaran serta pengetahuan,” katanya.

Dia berharap dengan hadirnya Museum Olahraga di Surabaya ini dapat membangkitkan semangat anak-anak Surabaya untuk bisa berprestasi seperti para seniornya.

Menurutnya, menjadi atlet bukan berarti menjadi miskin, justru sebaliknya bisa mengharumkan nama bangsa dan sukses juga dalam perekonomian mengingat bonus dan hadiahnya sangat besar.

“Sebagai contoh, Pemkot Surabaya memberikan hadiah Rp20 juta bagi atlet yang mendapatkan medali emas. Ada yang mendapatkan 5 medali emas ya dapat bonus Rp100 juta,” katanya.

Risma menambahkan, pihaknya akan mendorong terus anak-anak Surabaya agar dapat berpretasi dalam segala bidang, termasuk olahraga dengan membangun berbagai fasilitas olahraga.

Minarti mengatakan, keberadaan Museum Olahraga Surabaya ini membuat para atlet bangga karena barang/alat yang menjadi saksi perjuangannya dapat dikenang oleh masyarakat melalui museum.

“Saya berharap kaos dan raket ini bisa menginspirasi anak-anak Surabaya yang juga punya mimpi membawa nama harum Indonesia di ajang internasional,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya, museum

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup