Kasus Galian C di Watu Dakon Madiun Masuk ke Penyidikan

Penanganan kasus proyek ilegal tempat pemancingan Watu Dakon Resort (WDR) di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, terus berlanjut dan saat ini kasusnya sudah dinaikkan dalam tahap penyidikan.
Abdul Jalil
Abdul Jalil - Bisnis.com 12 Juli 2019  |  15:17 WIB
Kasus Galian C di Watu Dakon Madiun Masuk ke Penyidikan
Petugas Satpol PP Kabupaten Madiun bersama TNI dan Polri menutup aktivitas pertambangan galian C di Watu Dakon Resort di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Senin (8/4 - 2019). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)

Bisnis.com, MADIUN  - Kasus penambangan galian C ilegal berkedok pembangunan tempat pemancingan Watu Dakon Resort (WDR) di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, naik ke penyidikan.

Namun, Polres Madiun belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, mengatakan tim masih memproses kasus perusakan lingkungan di Desa Banjarsari Wetan itu.

Tujuh orang saksi telah diperiksa dan dimintai keterangan terkait proyek bodong tersebut. "Sekitar tujuh orang yang telah diperiksa. Yang diperiksa ada dari kepala desa, camat, dan dari tiga OPD. Semua sudah dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan," jelas dia Jumat (12/7/2019).

Logos menuturkan kasus perusakan lingkungan di lokasi WDR ini sudah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan. Tetapi, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Nanti setelah gelar perkara akan kami sampaikan tersangkanya. Nanti kami juga menghadirkan saksi ahli dari Pemerintah Provinsi Jatim," ujar dia.

Polisi menggunakan dua undang-undang yakni UU tentang Lingkungan dan UU tentang Mineral dan Batubara untuk menjerat pihak yang bertanggung jawab dalam proyek ini. Dari dua undang-undang itu akan dilihat mana yang paling tepat untuk menjerat pelaku.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
madiun, galian c

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup