Jasa Marga Tertibkan Lapak Liar di Akses Keluar Tol Surgem

Penertiban dilakukan untuk mencegah potensi lapak liar yang berjarak 8 meter dari off ramp GT Banyu Urip ini menjadi bangunan permanen.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  15:26 WIB
Jasa Marga Tertibkan Lapak Liar di Akses Keluar Tol Surgem
Tol Surabaya-Gempol - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, JAKARTA — PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol bersama Pemerintah Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya, Polsek Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Surabaya menertibkan 27 bangunan lapak liar di akses keluar Gerbang Tol Banyu Urip jalan tol Surabaya-Gempol pada Km 5+600.

Operasi penertiban lapak liar yang berlangsung hari ini, Rabu (10/7/2019) dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukomanunggal Kompol Mulyono.

Penertiban yang juga dihadiri oleh Camat Sukomanunggal La Koli, dilakukan untuk mencegah potensi lapak liar yang berjarak 8 meter dari off ramp GT Banyu Urip ini menjadi bangunan permanen.

“Jadi, harus dibongkar sekarang. Jika terus dibiarkan, nantinya akan menjadi permanen dan semakin mengganggu kenyamanan masyarakat dan juga kemungkinan membahayakan pengendara,” ujar Kapolsek Mulyono melalui siaran pers Jasa Marga, Rabu (9/7/2019).

Selaras dengan Mulyono, Operation Department Head Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol Amat Basuni mengatakan bahwa sebelumnya pada awal 2018, lapak liar ini telah dibongkar. “Namun, sekitar September 2018 mulai dibangun lagi sehingga di akhir tahun kemarin kami langsung mitigasi pembangunan lapak liar permanen dengan melakukan koordinasi kepada pihak terkait, termasuk pada pemilik lapak.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tol surabaya-porong, Bangunan Liar

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top