Mudik : Tol Surabaya -Malang dan Surabaya-Probolinggo Dilayani 7 SPBU+1 KiosK

Pertamina menyiapkan 7 SPBU dan 1 KiosK (Kios Kemasan) di sepanjang jalur tol Surabaya-Malang dan Surabaya Probolinggi pada arus mudik-balik Lebaran.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  16:20 WIB
Mudik : Tol Surabaya -Malang dan Surabaya-Probolinggo Dilayani 7 SPBU+1 KiosK
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) - JIBI/Rachman

Bisnis.com, MALANG—Pertamina menyiapkan 7 SPBU dan 1 KiosK (Kios Kemasan) di sepanjang jalur tol Surabaya-Malang dan Surabaya Probolinggi pada  arus mudik-balik Lebaran.

GM Marketing Operation Region V Jatim-Bali-Nusa Tenggara, Werry Prayogi, mengatakan  untuk menghadapi peningkatan kebutuhan BBM di sepanjang jalur mudik Lebaran, Pertamina juga telah menyiapkan beberapa titik SPBU di sepanjang ruas tol Jawa Timur.

“Pertamina menyiapkan 11 (sebelas) SPBU + 1 KiosK di jalur tol sepanjang Surabaya – Solo,” katanya dalam keterangan resminya, Kamis (23/5/2019P). SPBU tersebut ada yang berupa SPBU reguler maupun SPBU modular.

Dia juga menjelaskan,  berdasarkan data konsumsi BBM di tahun-tahun sebelumnya, selama masa Satgas RAFI 2019, Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi di Jatim sebesar 12% untuk produk gasoline.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu (29/5/2019) dan Jumat (31/5/2019) dengan peningkatan konsumsi gasoline tertinggi mencapai 41%. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari Sabtu-Minggu ( 8-9 Juni 2019 dan puncak berikutnya di 15-16 Juni 2019. 

Sementara untuk konsumsi produk gasoil diprediksi mengalami penurunan konsumsi sekitar 8%. Penurunan terbesar pada H-7 s.d H+7 masa lebaran seiring larangan beroperasi kendaraan berat.

 Untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, Pertamina sudah melakukan beberapa strategi untuk menjamin ketersediaan BBM di wilayah Jawa Timur, antara lain dengan meningkatnya stok di Terminal BBM maupun SPBU, dan optimalisasi armada mobil tangki.

"Berbeda dengan fasilitas satgas RAFI di tahun sebelumnya, pada tahun ini kami mulai memperkenalkan SPBU Modular, yaitu SPBU non permanen yang dilengkapi dengan 2 buah tangki 10.000 liter dan dua dispenser, sehingga satu modular dapat menjual 2 jenis BBM," jelas Werry

Dia juga menghimbau agar para pemudik yang akan menggunakan fasilitas tol untuk mengisi penuh  BBM kendaraannya di titik awal keberangkatan karena kios Pertamina, khususnya yang modular,  fasilitas alternatif. “Untuk menghindari antrian di rest area, alangkah baiknya para pemudik mengisi BBM di titik awal keberangkatan," ucapnya.

Untuk memastikan kesiapan dan kehandalan sarana dan fasilitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina di sepanjang Tol Trans Jawa di Jawa Timur, Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto,  mengunjungi sejumlah titik SPBU pada Rabu (22/5/2019). Titik SPBU tersebut diantaranya yaitu SPBU Modular KM 626A, SPBU Reguler KM 725A, dan SPBU Modular Jalur Surabaya-Probolinggo KM 64A.

Dalam kunjungan ini, rombongan Dirjen Migas juga menyempatkan melihat sarana dan fasilitas  lainnya yang berada di SPBU-SPBU yang dikunjungi, diantaranya Motorist BBM, Kios BBM Kemasan, Mobile Dispenser, juga Pos Kesehatan di Rumah Pertamina Siaga.

"Tahun ini adalah tahun pertama pemudik menggunakan Tol Trans Jawa secara terintegrasi, dan ini jadi tantangan bagi Pertamina untuk membuktikan keandalannya menyediakan fasilitas BBM baik di rest area permanen maupun di rest area nonpermanen," ujar dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya, Mudik Lebaran

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top