Toyota Kucurkan Rp2,5 Miliar Revitalisasi Booth di Museum Angkut

Toyota mengucurkan Rp2,5 miliar untuk merevitalisasi booth mobil tersebut di Museum Angkut dengan konsep digital machine sehingga diharapkan dapat menarik minat pengunjung mileneal belajar mengenai teknologi otomatif terkini.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  20:45 WIB
Toyota Kucurkan Rp2,5 Miliar Revitalisasi Booth di Museum Angkut
Pengunjung Museum Angkut, Batu, Kamis (28/2/2019) antusias menyaksikan display mobil Toyota Hybrid - Bisnis/Choirul Anam

Bisnis.com, BATU—Toyota mengucurkan Rp2,5 miliar untuk merevitalisasi booth mobil tersebut di Museum Angkut dengan konsep digital machine sehingga diharapkan dapat menarik minat pengunjung mileneal belajar mengenai teknologi otomatif terkini.

Direktur  PT Toyota-Astra Motor Darmawan Widjaja mengatakan pembaruan konten di booth Toyota di Museum Angkut juga menggunakan tema teknologi hybrid, selaras dengan program pemerintah green environment.

“Kami merubah konsep edukasi dengan metode scan slider yang akan membuat proses belajar lebih menarik,” katanya pada peluncuran revitalisasi Booth Toyota di Museum Angkut, Batu, Kamis (28/2/2019).

Display mobil hybrid beserta perangkat informasinya juga diobservasi di booth sehingga diharapkan dapat memberikan pengertian yang benar dan komprehensif untuk Toyota Hybrid Synergy Drive.

Selain itu, kata dia, pengembangan juga dilakukan di area traffic safety education dengan menambahkan film animasi “Olla Ello” agar anak-anak pengunjung booth Toyota di Museum Angkut lebih bersemangat dalam belajar sopan-santun di jalan raya dan juga di kehidupan sehari-hari.

Di bagian entertainment, Booth Toyota juga menyediakan booth yang menarik sehingga cocok untuk pengunjung yang suka selie.

“Dengan kerja sama tersebut, kami berharap dapat meningkatkan daya tarik pengunjung dan pengunjung mendapatkan informasi yang benar mengenai teknologi otomotif dan hybrid pada khususnya,” katanya.

Booth Toyota di Museum Angkut diluncurkan pada 20 Desember 2017. Toyota mempertemukan tiga konsep Museum Angkut, yakni education, culture, dan entertaimnet dengan 4 pilar CSR Toyota, yakni education, environment, traffic safety dan community development dengan mengususung tema 40 Tahun Kijang.

Direktur Jawa Timur Park Group  Rio Imam Sendjojo mengatakan kerja sama itu penting agar pengunjung mengetahui perkembangan teknologi otomatif terkini. Dengan pembelajaran model virtual, maka generasi milenial akan lebih menyukai model tersebut.

“Kami memilih Toyota karena ATPM besar sehingga teknologi otomatif yang dikembangkan juga juga selalu lebih mendahului,” ujarnya.

Humas Museum Angkut Nunuk Liantin mengatakan penambahan dalam objek wisata artificial seperti Museum Angkut penting untuk menarik pengujung.

Kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut rerata mencapai 500 wisatawan pada hari-hari biasa dan 1.000 wisatawan pada hari libur dan akhir pekan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
toyota, jatim

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top