KPP Pratama Malang Utara Kejar Penerimaan Rp827,6 Miliar

Penerimaan pajak di 2018 mencapai Rp609,035 miliar atau 83,02% dari target penerimaan dengan pertumbuhan 15,04%.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  07:50 WIB
KPP Pratama Malang Utara Kejar Penerimaan Rp827,6 Miliar
Kepala KPP Pratama Malang Utara Heru Pamungkas Wibowo (kiri) bertukar cinderamata dengan Ketua PWI Malang Arieful Huda di Malang, Rabu (27/2/2019). - Istimewa

Bisnis.com, MALANG — Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Pratama Malang Utara mengejar target penerimaan pajak sebesar Rp827,6 miliar di 2019 dengan berbagai inovasi, intensifikasi, serta ekstensifikasi.

Kepala KPP Pratama Malang Utara Heru Pamungkas Wibowo mengatakan penerimaan pajak di 2018 mencapai Rp609,035 miliar atau 83,02% dari target penerimaan dengan pertumbuhan 15,04%.

“Tahun ini kami optimistis dapat mencapai target 100%,” katanya saat menerima Visitasi PWI Malang di Malang, Rabu (27/2/2019).

Optimisme itu didasarkan pada proyeksi perekonomian Malang akan tumbuh stabil. Meski begitu dibutuhkan kerja keras untuk mencapai penerimaan pajak sebesar itu. Untuk mencapai target, perekonomian Malang harus tumbuh setidaknya 5%-8%.

Sektor penunjang KPP Malang Utara, yakni birokrasi pemerintah, sektor perdagangan, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, sektor Jasa, dan perbankan.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, KPP Pratama Malang utara melakukan berbagai inovasi layanan, seperti Layanan Tanpa Turun (Lantatur) dibuat sebagai pelengkap dari layanan yang sudah ada dan beroperasi sejak awal 2018.

Tahun lalu, penggunanya mencapai 47-50 pengguna/hari, tahun ini sampai dengan Februari masih di bawah 10 pengguna, namun layanan tetap dibuka.

Lantatur memberikan kemudahan bagi wajib pajak karena dapat melaporkan SPT tanpa turun dari kendaraan.

Selain itu, ada inovasi e-TPT (Tempat Pelayanan Terpadu) dengan aplikasi android untuk mengambil nomor antrian. Ada juga ruang ramah pajak dengan fasilitas khusus kepada wajib pajak disabilitas, hamil dan lansia.

Selain, pengelolaan arsip dengan menggunakan aplikasi berbasis web bernama Sistem Lacak Berkas (Silakas). “Kami juga menyediakan ruang bermain, ruang laktasi, galeri, dan lainnya,” ucapnya.

KPP Pratama Malang Utara juga terus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi atau memperluas wajib pajaknya berkisar 8.000-10.000 setiap tahunnya untuk mencapai target pajak yang telah ditetapkan

“Potensi cenderung stagnan karena WP di Malang Utara rata-rata WP Pemerintah yang tergantung pada DIPA yang hampir sama di setiap tahunnya,” ungkapnya.

Menurut dia, pada Maret merupakan musimpelaporan SPT Tahunan. Saat ini, pelaporan SPT menggunakan e-Filing sehingga tidak lagi menggunakan SPT manual. Keuntungannya, wajib pajak tidak perlu antri dan tidak menggunakan kertas.

WP dapat mengakses secara online melalui website Direktorat Jenderal Pajak, yakni www.djponline.pajak.go.id atau Application Servicenya Provider (ASP).

KPP Pratama Malang Utara ini memiliki wilayah kerja 23 kelurahan dengan total wajib pajak 42.818 baik badan, karyawan, dan non karyawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pajak, malang

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup