Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fintech Tunai Kita Kejar Pertumbuhan Tujuh Kali Lipat, Isi Ceruk Bank Titil

Perusahaan financial technology (fintech) PT Digital Tunai Kita atau TunaiKita tahun ini akan mengejar pertumbuhan penyaluran kredit mencapai Tujuh kali lipat dari realisasi tahun lalu.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  20:43 WIB

Bisnis.com, SURABAYA – Perusahaan financial technology (fintech) PT Digital Tunai Kita atau TunaiKita tahun ini akan mengejar pertumbuhan penyaluran kredit mencapai Tujuh kali lipat dari realisasi tahun lalu.

Direktur TunaiKita Andry Huzain mengatakan untuk mencapai target pertumbuhan penyaluran pinjaman maupun pengguna aplikasi TunaiKita tersebut, pihaknya akan aktif melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai fintech.

"Kami akan keliling kota untuk mengenalkan fintech, karena industri keuangan itu tidak ada apa-apanya kalau tidak ada literasi keuangan di masyarakat," katanya dalam rilis #MelekFintech, Rabu (20/2/2019).

Dia mengatakan sejak hadir pada 2017, hingga saat ini ada 3 juta pengunduh aplikasi TunaiKita. Pada 2018, tercatat ada 6.000 - 7.000 pengajuan pinjaman dari nasabah di Surabaya, dengan rasio persetujuan di atas rata-rata nasional.

"Peminjam di TunaiKita ini banyak yang merupakan kalangan profesional dengan usia 26 - 35 tahun atau yang termasuk kaum milenial," katanya.

Para nasabah tersebut, lanjutnya, juga menggunakan pinjaman di TunaiKita kebanyakan untuk keperluan konsumtif yang meliputi keperluan darurat, edukasi atau pendidikan.

"Kalau pendidikan biasanya terlihat sangat banyak saat Juni - Juli atau saat harus bayar uang sekolah," imbuhnya.

Dia menambahkan, market fintech ke depan masih sangat besar karena selama ini masih banyak juga masyarakat yang belum tersentuh oleh layanan kredit perbankan, dan hanya bisa mengandalkan bank titil atau rentainer karena kebutuhan yang darurat.

"Semua pembiayaan memang ada risikonya, ada yang murah tapi agak lama prosesnya, ada yang cepat tapi agak mahal," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fintech
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top