MPM Targetkan Penjualan Motor Honda Jatim Naik 3%

PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), diler sepeda motor Honda di wilayah Jawa Timur dan NTT akan meningkatkan penjualan hanya sekitar 2%-3% lantaran kondisi pasar diperkirakan masih wait and see.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 25 Januari 2019  |  19:09 WIB
MPM Targetkan Penjualan Motor Honda Jatim Naik 3%
Presiden Direktur PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Suwito (kanan). - JIBI/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, SURABAYA – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), diler sepeda motor Honda di wilayah Jawa Timur dan NTT akan meningkatkan penjualan hanya sekitar 2%-3% lantaran kondisi pasar diperkirakan masih wait and see.

Presiden Direktur MPM, Suwito mengatakan kondisi wait and see tersebut masih berkaitan dengan adanya momen pemilu dan juga ada kecenderungan kenaikan suku bunga hingga nilai tukar dolar.

"Faktor pemilu cukup membuat pasar maupun perusahaan lebih berhati-hati dalam membuat target. Namun kami berharap pasar sepeda motor ini bisa tetap stabil meski ada pemilu," katanya saat Update Market, Jumat (25/1/2019).

Untuk meningkatkan penjualan motor tahun ini, lanjut Suwito, MPM akan menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya seperti menyiapkan varian produk baru sesuai perkembangan dan permintaan pasar saat ini.

"Kami juga akan banyak menggandeng komunitas-komunitas motor agar semakin dekat dengan konsumen," katanya.

Dia menambahkan, pemberian gimmick atau program promosi seperti memberikan hadiah langsung kepada pembeli juga menjadi salah satu senjata untuk mendongkrak penjualan tahun ini.

MPM mencatat, penjualan sepeda motor selama 2018 mencapai 925.000 unit. Jumlah tersebut meningkat 11,1% dibandingkan penjualan 2017 lantaran kondisi cuaca sangat baik dan berpengaruh terhadap sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

"Sebagian besar konsumen kami kan bekerja di sektor agri, dan sektor ini kalau menurun, maka sektor perdagangan ikut terpengaruh. Apalagi di perekonomian Jatim ini dikontribusi sektor pertanian mencapai 17%," jelasnya.

Dari total penjualan motor 2018, kendaraan tipe matik telah berperan mencapai 89%, disusul motor sport 7% dan motor bebek 4%. Suwito mengatakan pasar motor matik semakin kuat dan semakin diminati pasar saat ini karena lebih praktis.

"Bahkan masyarakat Jatim saat ini cenderung menyukai sepeda motor matik dengan bodi besar seperti PCX. Banyak pengguna motor sport beralih ke PCX karena lebih praktis, sampai penjualan PCX kita tembus 3.000 unit/bulan," imbuhnya.

Adapun dengan peningkatan penjualan motor Honda pada tahun lalu pun telah mampu mendorong market share dari 87,7% pada 2017, menjadi 87,9% pada 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
honda, mpm

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup