Demokrat Siapkan Mantu Soekarwo untuk Calon Wali Kota Surabaya

Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur menyiapkan nama menantu Gubernur Jatim Soekarwo, Bayu Airlangga, maju pada bursa Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.
Newswire | 08 Desember 2018 20:56 WIB
Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kiri) didampingi Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) R. Soeroso menjawab pertanyaan wartawan, seusai RUPS Bank Jatim, di Surabaya, Selasa (20/2/2018). - JIBI/Wahyu Darmawan

Bisnis.com, SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur menyiapkan nama menantu Gubernur Jatim Soekarwo, Bayu Airlangga, maju pada bursa Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020.

"Mas Bayu termasuk perwakilan generasi muda yang memiliki popularitas dan cocok maju di Pilwalkot Surabaya sehingga cocok menggantikan Bu Risma," ujar Sekretaris DPD Demokrat Jatim Renville Antonio ketika dihubungi dari Surabaya, Sabtu (8/12/2018).

Bayu Airlangga adalah suami dari anak ketiga Pakde Karwo, Kartika Ayu Prawitasari, sekaligus merupakan putra mantan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jatim Gede Ariyuda.

Menurut dia, Bayu Airlangga saat ini menjabat Ketua Muda Mudi Demokrat Jatim disebut tepat, karena mewakili generasi milenial yang suaranya tinggi mengisi daftar pemilih tetap (DPT) pemilu.

Mengacu data KPU Surabaya, DPT Hasil Perbaikan ke-2 (DPTHP-2) untuk Pemilu 2019 di Kota Pahlawan sebanyak 2.118.843 orang, dengan rinciannya 1.035.182 laki-laki dan 1.083.661 perempuan. "Artinya ada 1.271.305 orang milenial yang akan diperebutkan dan mungkin bertambah di Pilwalkot 2020," ujar anggota DPRD Jatim tersebut.

Ia menegaskan sudah seharusnya ada anak muda yang mewakili generasi milenial untuk diberi kesempatan maju di Pilwalkot Surabaya, baik calon wali kota atau wakil wali kota.

"Anak muda akan semakin banyak, tentu harus ada wakilnya. Tidak mungkin kita mengalami bonus demografi, tapi calon wali kota atau wakil wali kota tidak ada sema sekali dari generasi muda," katanya.

Popularitas Bayu Airlangga, kata dia lagi, bakal diiringi dengan akseptabilitas dan elektabilitas dalam rangka pemilu legislatif sebagai caleg anggota DPRD Jatim periode 2019-2024.

Sementara itu, Renville mencontohkan proses Pilkada Jatim 2018 salah satu sukses Khofifah Indar Parawansa menang setelah dua kali gagal pada 2008 dan 2013, karena menggandeng Emil Dardak sebagai representasi generasi milenial.

"Saya ingat betul beberapa kali Bu Khofifah bertarung bersama wakilnya yang mungkin tidak mewakili generasi milenial, memang agak berat. Tapi saat wakilnya berasal dari generasi milenial, Alhamdulillah bisa membantu meraih suara tinggi," katanya pula.

Sumber : Antara

Tag : partai demokrat, Wali Kota Surabaya
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top