Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tips Penjualan Online di Surabaya, Kesempatan Besar Belum Digarap

Kurang dari 20 persen penjual yang melakukan sejumlah terobosan untuk menggaet pasar lebih luas.
Seller Education Tokopedia, Rahmat Arif Febriyanto dalam acara Upgrade Skill Bersama Tokopedia dan Tiktok di Surabaya, Rabu (15/5/2024)./Bisnis-Andik Susanto
Seller Education Tokopedia, Rahmat Arif Febriyanto dalam acara Upgrade Skill Bersama Tokopedia dan Tiktok di Surabaya, Rabu (15/5/2024)./Bisnis-Andik Susanto

Bisnis.com, SURABAYA - Potensi penjualan di pasar online di Surabaya, Jawa Timur, belum tergarap maksimal akibat penjual belum melakukan terobosan untuk meningkatkan jangkauan, cakupan, dan keterikatan dengan potensi pasar yang disasar.

Seller Education Tokopedia, Rahmat Arif Febriyanto, menjelaskan kurang dari 20 persen penjual yang melakukan sejumlah terobosan untuk menggaet pasar lebih luas. Dengan kata lain, ada 80 persen penjual yang berpotensi kehilangan pelanggan loyal.

"Jangan sampai bapak ibu masuk dalam 80 persen ini," ujar Rahmat di hadapan 46 pelaku usaha kecil menengah (UKM) dalam acara Upgrade Skill Bersama Tokopedia dan Tiktok di Surabaya, Rabu (15/5/2024).

Rahmat menjelaskan penjual harus memiliki kemauan yang kuat untuk meningkatkan penjualan, termasuk melakukan evaluasi atas langkah penjualan yang sudah dilakukan. Salah satu contoh usaha yang harus dilakukan adalah dengan aktif membalas chat dari calon pembeli.

"Dalam chat bisa berisi informasi yang persuasif, solutif, edukatif dan menginformasi promosi yang sedang ditawarkan penjual," jelasnya.

Selain aktif membalas chat dengan informasi yang dibutuhkan pembeli, Rahmat mengingatkan pentingnya membangun reputasi toko. Selanjutnya evaluasi langkah yang sudah dilakukan dan melakukan perbaikan.

Rahmat dalam pelatihan tersebut mendorong penjual upgrade reputasi dengan fasilitas yang sudah disediakan Tokopedia. Selanjutnya tarik pembeli dengan cashback dan diskon. "Terus tingkatkan promosi dan pantau performa penjualan, naik turun produk berdasar momen tertentu," jelasnya soal empat langkah praktis yang bisa dilakukan penjual.

Sejumlah strategi itu diharapkan bisa meningkatkan antusiasme, loyalitas dan pada akhirnya mendorong pembelian lebih dari satu transaksi.

Sebagai gambaran pasar, Tokopedia menuturkan berdasarkan data seller Surabaya telah terbukti mampu menggaet pembeli tidak hanya dari kota-kota sekitar, namun juga kota di luar provinsi. Medan dan Pelembang termasuk beberapa kota dengan rasio distribusi produk tinggi dari Kota Surabaya

Surabaya juga adalah kota terbesar kedua di Indonesia dan jalur perdagangan utama di Jawa Timur. Kategori terpopuler di Surabaya makanan dan minuman, pertukangan, kesehatan, rumah tangga dan komputer dan laptop. Sementara produk terpopuler di Surabaya antara lain minyak, beras putih, gula, hp dan gadget (android), makanan kucing, sabun mandi.

Adapun untuk terus menguatkan kemampuan penjual, Tokopedia mengajak UKM bergabung dengan komunitas Kumpul Keluarga Tokopedia, webinar Tokopedia Seller, dan Tokopedia Pusat Edukasi Seller. "Sifatnya edukasi, sudah banyak channel program edukasinya, semoga menjawab kebutuhan UKM," tegasnya sembari terus mengajak seller untuk upgrade skill.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Miftahul Ulum
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper