PDS Salurkan Bantuan untuk Yayasan Anak Kanker di Hari Kanker Nasional

PT Pelindo Daya Sejahtera melaksanakan bakti sosial di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Surabaya
Foto: PDS Salurkan Bantuan untuk Yayasan Anak Kanker di Hari Kanker Nasional
Foto: PDS Salurkan Bantuan untuk Yayasan Anak Kanker di Hari Kanker Nasional

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam rangka peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada awal bulan Februari, hari ini PT Pelindo Daya Sejahtera melaksanakan bakti sosial di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) di Surabaya. Bakti sosial ini sebagai bentuk pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bidang Kesehatan sekaligus untuk meningkatkan kepekaan kepada anak-anak penderita kanker.

Bantuan yang diberikan oleh PDS berupa uang tunai serta bantuan logistik yang dibutuhkan oleh Yayasan. Parbianto Wibowo, Sekretaris Perusahaan PDS menyampaikan bahwa pemberian bantuan telah melalui proses survey dan disesuaikan dengan kebutuhan Yayasan, “Kami ingin bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” ujarnya.

Di kesempatan ini, Muhammad Fathkur Roji, Direktur Utama PDS, bertemu dengan para pengurus YKAKI serta orang tua anak-anak penderita kanker yang bersedia membagikan kisahnya. “Yayasan ini sekaligus menjadi rumah singgah bagi para penderita kanker yang dirujuk untuk berobat di RSUD dr. Soetomo,” tutur Susi, salah satu pengurus YKAKI, “anak-anak yang dirawat di sini rata-rata berasal dari daerah luar Surabaya. Pengobatan kanker membutuhkan waktu lama dan tidak boleh terlambat minum obat, dengan kondisi fisik anak-anak tentu sulit untuk bepergian dan memakan banyak biaya. Selama menjalani pengobatan, anak-anak dan orang tua dapat tinggal di Yayasan kami.”

Kehadiran YKAKI yang dekat dengan rumah sakit rujukan memudahkan anak-anak ketika mengalami kondisi darurat, agar dapat segera mendapatkan penanganan. Saat ini, YKAKI menaungi 10 orang anak dengan rentang usia 3 sampai 14 tahun. “Beberapa anak yang mulai pulih, sudah bisa kembali ke rumah dan beraktivitas seperti biasa. Mereka hanya datang kemari ketika berobat,” Susi menambahkan.

Menurut Susi, pengetahuan masyarakat akan kanker pada anak masih minim sehingga dikhawatirkan terjadi kesalahan penanganan. Penanganan kanker pada anak juga berbeda dengan orang dewasa, sehingga diperlukan edukasi lebih awal sebagai langkah preventif sekaligus kuratif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Media Digital
Editor : Media Digital
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

# Hot Topic

Rekomendasi Kami

Foto

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper