Bus Kader Hanura Kecelakaan di Tol Ngawi, Ini Kata Polisi dan Daftar Korban

Bus pariwisata PO Efa Transjaya bernomor polisi W-7401-UO itu hilang kendali saat berusaha mendahului truk di depannya.
Petugas melakukan evakuasi korban kecelakaan bus rombongan satgas Partai Hanura di di ruas jalan Tol Ngawi-Solo, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (4/2/2024)./Antara-PJR Polda Jatim.
Petugas melakukan evakuasi korban kecelakaan bus rombongan satgas Partai Hanura di di ruas jalan Tol Ngawi-Solo, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (4/2/2024)./Antara-PJR Polda Jatim.

Bisnis.com, NGAWI - Petugas kepolisian menyelidiki penyebab kecelakaan bus yang mengangkut rombongan anggota Satgas Partai Hanura asal Surabaya di ruas jalan Tol Ngawi-Solo, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.

Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi, Ipda Yudhi Irawan di Ngawi, Minggu (5/2/2024) mengatakan berdasarkan pemeriksaan sementara, bus pariwisata PO Efa Transjaya bernomor polisi W-7401-UO itu hilang kendali saat berusaha mendahului truk di depannya, hingga akhir-mya menabrak pembatas jalan tol dan terguling.

"Pengemudi diduga hilang kendali saat berusaha mendahului truk di depannya hingga akhirnya banting setir ke kanan dan menabrak median tol lalu terguling dan terseret sampai menghantam guard rail," kata dia.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal dunia, termasuk sang sopir. Selain itu, sebanyak 16 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan dilakukan perawatan di rumah Sakit Widodo Ngawi.

Sesuai data, berikut nama korban meninggal dunia, dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Catur Pancoro (47) warga Tulangan Sidoarjo (Sopir), Hadi Umar F (21) warga Mojo Lebak Mojokerto, dan Aditya S (38) warga Cungkup Pucuk Lamongan.

Sementara korban luka:

1. Heri P (29) alamat : Rembung Sidoarjo, kondisi : nyeri bahu.
2. Andi Salam (46) alamat : Jalan bendil menganti, kondisi : lecet siku.
3. Karmijan (43) alamat : Babat Jombang, kondisi : lecet tangan.
4. Mutaqin (39) alamat : Dukuh Gresik, kondisi : lecet kepala dan tangan.
5. Heru Widodo (34) alamat : Mojokerto, kondisi : patah tangan kanan kiri.
6. Suparlan (37) alamat : Surabaya, kondisi : lecet kepala tangan.
7. Riyadi (43) alamat : Gubeng Surabaya, kondisi : nyeri punggung dan lecet tangan.
8. Akhmad Kaeri (37) alamat : Rengel Tuban, kondisi : nyeri tangan.
9. Noerali (54) alamat : Tambaksari Surabaya, kondisi : lecet tangan.
10. Nur Kholidi (37) alamat : Sukodono, Sidoarjo, kondisi : lecet tangan.
11. Iqbal Taufiq (21) alamat : Tambaksari, Surabaya, kondisi : lecet punggung
12. Bilal (54) alamat : Tambaksari Surabaya, kondisi : lecet kaki pipi.
13. Takat (43) alamat : Jatirogo Tuban, kondisi : lecet kaki
14. Yudianto (51) alamat : Tambaksari Surabaya, kondisi : lecet wajah,tangan
15. Akhmad Agus S (38) alamat : Tandes Surabaya, kondisi : lecet pipi dan tangan
16. M Arif (49) alamat : Sawahan Surabaya, kondisi : lecet kepala.

Setelah dilakukan observasi, sebagian korban luka ada yang telah dipulangkan, dan sebagian lainnya masih dirawat.

Saat kejadian, bus sedang melaju kencang dari arah Solo menuju Ngawi. Di lokasi kejadian ruas Tol Ngawi, bus berusaha mendahului truk di depannya, namun tiba-tiba bus oleng hingga menabrak pembatas jalan tol dan terguling.

Saat kejadian, lanjut Yudhi, bus dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara kampanye akbar Ganjar-Mahfud Md di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (3/2).

Petugas kepolisian hingga kini masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut dengan melakukan olah TKP dan memintai keterangan para saksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Redaksi
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper