Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terminal Teluk Lamong Patok Pertumbuhan Arus Petikemas 4% di 2024

Kinerja arus peti kemas melalui TTL di sepanjang Januari - November 2023 ini telah mencapai 775.845 TEUs atau tumbuh 4,4% dibandingkan periode sama 2022.
Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait (kanan) berbicara dengan seorang petugas di dermaga Terminal Teluk Lamong, Kamis (28/12/2023). Bisnis - Peni Widarti
Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait (kanan) berbicara dengan seorang petugas di dermaga Terminal Teluk Lamong, Kamis (28/12/2023). Bisnis - Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) memproyeksikan kinerja arus peti kemas bisa mencapai sekitar 879.978 TEus atau tumbuh 4% dibandingkan target pada 2023 seiring dengan berbagai strategi yang tengah disiapkan perusahaan.

Direktur Utama TTL David Pandapotan Sirait menjelaskan, pada tahun depan TTL berencana melakukan kontainerisasi cargo SBM PT Charoen melalui pola single port atau bongkar seluruh muatan impor SBM sebanyak sekitar 100.000 ton/tahun di Surabaya guna dikontainerisasi di TTL dan dimuat ke Makassar.

“Kami juga akan melakukan penjajakan untuk penambahan servis baru melalui opotimalisasi pelayanan dan customer engagement, serta melakukan optimalisasi kerja sama pelayanan kargo Freeport dari JIIPE Gresik menuju TTL transhipment menggunakan kapal tongkang,” jelasnya dalam Media Gathering HUT ke-10 TTL, Kamis (28/12/2023).

Dia memaparkan, sesuai dengan inisiatif srategis subholding peti kemas, TTL pada 224 akan terus melanjutkan pengembangan bisnis dan kemitraan, di antaranya seperti optimalisasi hub and spoke (domestik-domestik wilayah timur), eksplorasi pengemangan pelabuhan transhipment (domestik ke internasional atau sebaliknya), pengembangan pelabuhan melalui kerja sama strategis atau pemurnian bisnis, contohnya pengalihan pengelolaan Pelabuhan Nilam ke TTL.

“Ada juga pengembangan bisnis peti kemas kontainerisasi komoditas melalui kerja sama dengan MTI atau secara langsung dengan cargo owner, serta penyelenggaraan dan pengembangan pelabuhan milik kementerian/lembaga,” paparnya.

Adapun kinerja arus peti kemas melalui TTL di sepanjang Januari - November 2023 ini telah mencapai 775.845 TEUs atau tumbuh 4,4% dibandingkan periode sama 2022 yakni sebanyak 743.162 TEUs.

Capaian tersebut juga melebihi target sampai November yang seharusnya dipatok sebesar 766.294 TEUs atau tumbuh 1,25%. Capaian sampai November 2023 itu pun telah terealisasi sebesar 92,06% dari target yang direncanakan yakni 842.803 TEUs.

Sementara untuk kinerja arus curah kering di TTL sampai November 2023 terealisasi sebanyak 3,27 juta ton atau meningkat 4,21% dibandingkan periode sama tahun lalu yakni 3,14 juta ton. Capaian curah kering tahun ini juga melebihi target 2023 yang dipatok 3,18 juta ton.

“Capaian di tahun ini tidak lepas dari berbagai upaya TTL dalam memberikan pelayanan yang maksimal,” kata David.

David menambahkan, ekonomi tahun depan akibat geopolitik memang masih menjadi tantangan bagi TTL. Beberapa di antaranya adalah soal suku bunga yang tinggi karena bank sentral negara utama menaikkan suku bunga untuk menahan laju Inflasi dan berimbas pada penguatan dolar AS. 

“Lalu ada kenaikan inflasi di Indonesia 3,2%, angka ini akan naik akibat kenaikan harga energi dan pangan, serta adanya prediksi kinerja ekspor yang akan turun karena kebijakan ekonomi yang ketat di negara mitra bisnis Indonesia, termasuk kena imbas tren de-globalisasi,” jelasnya.

Meski begitu, lanjut David, TTL masih tetap optimistis bisa mencapai target tahun depan lantaran kinerja dan utilisiasi operasional TTL sudah cukup memadai. 

Kinerja berthing time (BT) atau waktu tambat kapal di dermaga internasional per November ini tercatat 17,9 jam sudah turun dibandingkan periode sama 2022 yakni 21,22 jam.

Sedangkan berthing time di domestik dari 19,86 jam tahun lalu menjadi 18,75 jam. Sementara untuk yard occupancy ratio (YOR) dari 33,49% pada tahun lalu menjadi 34,62% di November 2023.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper