Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pendapatan Pakuwon (PWON) Tumbuh 5,3 Persen, Mal Penyumbang Tertinggi

Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan kinerja pendapatan bersih selama semester I/2023 mencapai Rp2,89 triliun atau tumbuh 5,3 persen.
Kawasan proyek Pakuwon Mall Surabaya dan Pakuwon Indah di Surabaya Barat./Bisnis - Peni Widarti
Kawasan proyek Pakuwon Mall Surabaya dan Pakuwon Indah di Surabaya Barat./Bisnis - Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA — Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan kinerja pendapatan bersih selama semester I/2023 mencapai Rp2,89 triliun atau tumbuh 5,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp2,75 triliun.

Direktur dan Corporate Secretary PWON, Minarto Basuki mengatakan dari capaian pendapatan tersebut, perseroan mencatatkan kinerja laba bruto sebesar Rp1,61 triliun atau naik 14,1 persen (yoy).

“Sedangkan laba bersih yang berhasil diraih perseroan selama semester I lalu ini mencapai Rp1,24 triliun atau naik 49,6 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp829 miliar,” katanya, Senin (31/7/2023).

Minarto memaparkan, capaian kinerja pendapatan PWON ini disokong oleh kinerja sewa mal maupun perkantoran atau disebut recurring revenue yang mencapai Rp2,20 triliun atau naik 24 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp1,78 triliun.

“Pendapatan recurring ini terdiri atas pendapatan retail mal Rp1,53 triliun atau naik 22 persen (yoy), pendapatan office leasing Rp155 miliar naik 4 persen (yoy), dan pendapatan hospitality sebesar Rp522 miliar atau naik 38 persen (yoy),” paparnya.

Selain dikontribusi oleh kinerja recurring revenue, pendapatan PWON juga disokong oleh kinerja pendapatan proyek atau development revenue yang tercatat sebesar Rp688 miliar pada semester I/2023.

“Namun dari development revenue ini, mengalami penurunan 29,1 persen dibandingkan capaian semester I/2022 yang bisa mencapai Rp970 miliar,” imbuhnya.

Berdasarkan pendapatan per segmen selama semester I/2023, perseroan yang banyak memiliki proyek di Surabaya ini dikontribusi oleh pendapatan dari retail leasing sebesar 53 persen, hotel dan serviced apartment 18 persen, office leasing 5 persen, condominium 7 persen, landed houses sales 14 persen dan office sales 3 persen.

Minarto melanjutkan, pada paruh pertama tahun ini juga perseroan mencatatkan kinerja penjualan (marketing sales) mencapai Rp600 miliar atau turun dibandingkan semester I/2022 yang mampu mencapai Rp800 miliar. 

“Komposisi penjualan semester I ini terdiri dari proyek landed house 43 persen dan kondominium 54 persen dan perkantoran 3 persen,” imbuhnya.

Dia menambahkan, di sepanjang tahun ini PWON mengucurkan anggaran belanja modal Rp765 miliar untuk pengembangan proyek Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall, renovasi Pakuwon Mall Jogja dan Solo Baru, dan pembelian hotel Four Points by Sheraton Bali - Kuta serta untuk pembelian tanah.

Sejumlah proyek Pakuwon yang berada di Surabaya di antaranya seperti Superblok Tunjungan City, Surabaya (pusat perbelanjaan ritel, apartemen, perkantoran dan hotel), Superblok Pakuwon Mall, Surabaya, Royal Plaza, Pakuwon City township (landed residential), Pakuwon City Mall (pusat perbelanjaan ritel), Amor Tower, Pakuwon City Mall tahap 3 dan East Coast Mansion tahap 2 (pusat perbelanjaan ritel dan apartemen yang sedang dalam masa pembangunan), serta apartemen Educity, di Surabaya Timur.

“Di Surabaya Barat ada proyek Grand Pakuwon township (landed residential) dan Food Junction (Hypermarket, culinary & leisure destination),” imbuh Minarto.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper