Bank Jatim Perkuat Peran Agen Lakupandai di Daerah

Bank Jatim terus memperkuat peran agen di daerah guna meningkatkan literasi dan inklusi atau transaksi keuangan.
Kegiatan kerja sama Bank Jatim dengan Pemkab Tuban dalam memperkuat peran Agen Jatim dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan./Dok. Bank Jatim
Kegiatan kerja sama Bank Jatim dengan Pemkab Tuban dalam memperkuat peran Agen Jatim dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan./Dok. Bank Jatim

Bisnis.com, SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat peran agen di daerah guna meningkatkan literasi dan inklusi atau transaksi keuangan perbankan bagi masyarakat Jatim.

Direktur Keuangan, Treasury dan Global Services Bank Jatim, Edi Masrianto mengatakan salah satu upaya dalam memperkuat agen, Bank Jatim bersinergi dengan Pemkab Tuban melalui BUMDes dan BUMDesma sebagai mitra kerja atau disebut Agen Jatim.

“BUMDes memiliki peran yang sangat penting sebagai pendukung kegiatan usaha untuk mengelola potensi-potensi yang ada. Potensi di desa tentunya bermacam-macam dan terdapat berbagai sektor, antara lain seperti desa wisata, pertanian, produk usaha masyarakat dan masih banyak lagi,” jelasnya, Rabu (15/3/2023).

Dia menjelaskan, Agen Jatim diyakini memiliki potensi yang besar karena layanan transaksi keuangan yang dibutuhkan masyarakat desa dapat dilakukan tanpa harus datang ke kantor Bank Jatim.

“Jadi masyarakat yang ingin melakukan transfer dana, setor dan tarik tunai, pembelian dan pembayaran tagihan ataupun melakukan transaksi perbankan lainnya, nasabah hanya perlu datang atau berkomunikasi dengan BUMDes terdekat,” ujarnya.

Keuntungan menjadi Agen Jatim juga cukup banyak, kata Edi, yakni bisa mendapat penghasilan tambahan untuk setiap transaksi, tidak ada batasan deposit, serta tidak ada batasan waktu dan ruang dalam bertransaksi karena semua dapat dilakukan melalui gadget.

Data Bank Jatim per Desember 2022 mencatat, jumlah Agen Jatim atau Lakupandai telah mencapai hampir 3.000 agen, tepatnya 2.912 agen. Jumlah agen tersebut meningkat dibandingkan 2021 yang hanya mencapai 978 agen.

Agen laku pandai tersebut menjadi salah satu jaringan kuat bagi Bank Jatim dalam meningkatkan transaksi keuangan. Per 2022, mobile banking Bank Jatim atau JConncet telah digunakan oleh 508.000 user dengan total transaksi mencapai Rp28,9 triliun. 

Loan System JConncet juga terdapat sebanyak 99.700 pengajuan. Begitu juga dengan pengguna QRIS Bank Jatim tercatat ada sebanyak 62.500 merchant dengan tren transaksi mencapai Rp303 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper