Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Asuransi Jiwa di Wilayah OJK Malang Menghimpun Premi Rp2,4 Triliun

Untuk pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,271 triliun kepada pemegang polis.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 12 Januari 2023  |  20:36 WIB
Asuransi Jiwa di Wilayah OJK Malang Menghimpun Premi Rp2,4 Triliun
Karyawan beraktivitas di depan logo Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, Kamis (14/7/2022). - Bisnis/Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, MALANG — Perusahaan asuransi jiwa di wilayah kerja OJK Malang berhasil menghimpun premi sebesar Rp2,4 triliun sampai dengan September 2022.

Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri, mengatakan premi sebesar itu terbanyak berada di wilayah Kota Malang yang mencapai 26,79% dari total penerimaan premi di tujuh wilayah kerja KOJK Malang, yakni Kota Malang, Kota Batu, Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan, Kab. Probolinggo, dan Kota Probolinggo.

“Untuk pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,271 triliun kepada pemegang polis,” katanya, Kamis (12/1/2023).

Secara umum, kata dia, sektor jasa keuangan di wilayah kerja Kantor OJK Malang termasuk industri keuangan nonbank (IKNB), pada akhir tahun 2022 tetap terjaga dan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan (LJK) konsisten tumbuh meningkat, sehingga dapat mempertahankan momentum peningkatan kinerja perekonomian nasional di tengah tingginya ketidakpastian global.

Kebijakan Bank Sentral kembali meningkatkan suku bunga acuan sebesar 25 bps guna menurunkan ekspektasi inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar, dia menegaskan, belum terlalu terdampak atas kenaikan suku bunga dimaksud kinerja intermediasi sektor keuangan.

Sedangkan untuk lembaga keuangan mikro (LKM) sampai dengan bulan Agustus 2022, total asetnya mencapai Rp15,01 miliar. Konsentrasi penyebaran aset LKM tertinggi berada di Kab. Probolinggo yang mencapai Rp5,99 miliar dan disusul dengan Kab. Malang yang mencapai Rp5,18 miliar.

Perusahaan pembiayaan yang beroperasi di wilayah kerja OJK Malang, kata Sugiarto, mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar Rp511,60 miliar atau 9,18% pada November 2022, dari Rp5,574 triliun pada November 2021 menjadi Rp6 triliun pada November 2022.

Hal ini juga tercermin dari kontrak pembiayaan yang tumbuh sebanyak 954.544 kontrak atau 85,35 persen. Pertumbuhan permintaan pembiayaan kepemilikan mobil masih mendominasi bisnis pembiayaan di tujuh kota/kab wilayah kerja OJK Malang, yaitu tumbuh Rp218 miliar atau 7,53 persen.

Untuk permintaan pembiayaan motor tumbuh Rp185 miliar atau 9,08 persen. “Tinggi permintaan pembiayaan ini tentu menjadi pertanda yang baik bagi perekonomian di daerah Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo,” ujarnya.

Kepala Perwakilan BI Malang, Samsun Hadi, mengatakan pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja Bank Indonesia Malang pada 2023 diproyeksikan terakselerasi dengan tetap tumbuh positif di kisaran 4,9 persen-5,7 persen akibat faktor domestik dan eksternal.

Sedangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi wilker BI Malang pada 2022 diprakirakan terakselerasi akibat meningkatnya mobilitas warga seiring dengan terkendalinya Covid-19 serta berbagai kebijakan akomodatif yang menstimulasi peningkatan permintaan.

“PDRB di wilker BI Malang yang meliputi Kota Malang, Kota Batu, Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kab. Probolinggo pada 2022 diproyeksikan mencapai 4,8 persen-5,6 persen,” katanya.

Faktor pendorong laju PDRB 2022, kata dia, yakni prospek investasi untuk memenuhi global supply gab sebagai dampak risiko geopolitik, meningkatkan mobilitas seiring terkendalinya kasus Covid-19 dan akselerasi vaksinasi.

Menurutnya wilayah kerja BI Malang menjadi wilayah pengungkit pertumbuhan ekonomi di Jatim kawasan tengah selatan dengan kontribusi terhadap perekonomian Jatim sebesar 9,70 persen.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi jiwa malang jatim
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top