Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Usai Ditutup Dua Pekan, Pelabuhan Jangkar Situbondo Kembali Beroperasi

Insya Allah besok Jumat sudah mulai beroperasi, dan dari peta BMKG (Selat Madura) terlihat warna kuning (sebelumnya merah).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Januari 2023  |  14:33 WIB
Usai Ditutup Dua Pekan, Pelabuhan Jangkar Situbondo Kembali Beroperasi
Pintu gerbang masuk Pelabuhan Jangkar Situbondo. - Antara/Novi Husdinariyanto
Bagikan

Bisnis.com, SITUBONDO - Pelabuhan penyeberangan dari Situbondo ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, dijadwalkan akan kembali beroperasi pada Jumat (6/1) setelah hampir dua pekan ditutup sementara karena cuaca buruk.

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Situbondo pada Balai Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Wilayah XI Provinsi Jawa Timur Eko Rochman menyatakan bahwa penyeberangan angkutan laut Situbondo-Madura kembali beroperasi seiring cuaca kian membaik.

"Insya Allah besok sudah mulai beroperasi, dan dari peta BMKG (Selat Madura) terlihat warna kuning (sebelumnya merah). Ombak juga sudah tidak terlalu besar, yakni sekitar dua meter," kata Eko Rochman saat dihubungi di Situbondo, Kamis (5/1/2023).

Dua kapal feri yang sejak 23 Desember 2022 sampai hari ini masih tertahan di Pelabuhan Jangkar Situbondo karena cuaca buruk, lanjut dia, kini sudah mulai berkoordinasi dengan kapten kapal masing-masing mempersiapkan kembali untuk berlayar.

Menurut Eko, dua kapal feri yang selama ini tertahan di Pelabuhan Jangkar itu, yakni KMP Dharma Kartika rute Jangkar-Raas dan Kapal Hulalo rute Jangkar-Kangean.

"Dua kapal feri yang saat ini masih di Pelabuhan Jangkar, katanya sudah berkoordinasi dengan kapten kapal. Mereka mempersiapkan semuanya termasuk jumlah penumpang maupun kendaraan yang akan diangkut ke Pulau Raas dan Pulau Kangean," ujar dia.

Pelabuhan Feri Jangkar Situbondo ditutup sementara untuk aktivitas penyeberangan Situbondo-Madura setelah mendapatkan peringatan cuaca buruk dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak 23 Desember 2022.

Selama dua pekan itu pula, puluhan calon penumpang kapal tujuan beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, tertahan dan harus menginap di ruang tunggu Pelabuhan Jangkar.

Selain puluhan penumpang menginap di ruang tunggu pelabuhan, juga ada sejumlah truk bermuatan bahan bangunan yang akan menyeberang ke Pulau Kangean, juga tertahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cuaca buruk angkutan penyeberangan situbondo jatim

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top