Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Surabaya Pacu Penanaman Pohon

Langkah konsisten penghijauan tersebut dilakukan untuk mencegah dampak global warming sekaligus membuat Kota Pahlawan agar terasa lebih sejuk dan rindang.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  10:34 WIB
Surabaya Pacu Penanaman Pohon
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proses penghijauan di Kota Surabaya. - Dok. Pemkot Surabaya

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya secara konsisten melakukan penghijauan dengan menanam 1.000 tanaman setiap hari di berbagai taman.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, dalam satu bulan ada ratusan ribu tanaman yang ditanam di Kota Surabaya atau setara lebih dari 1.000 tanaman per hari.

“Tanaman yang ditanam bermacam-macam jenis, seperti pohon, semak, palem, termasuk dengan tanaman-tanaman yang kecil-kecil atau tanaman hias," katanya dalam rilis, Senin (1/8/2022).

Dia mengatakan langkah konsisten penghijauan tersebut dilakukan untuk mencegah dampak global warming sekaligus membuat Kota Pahlawan agar terasa lebih sejuk dan rindang.

Hebi menjelaskan, penanaman tersebut dilakukan secara terbagi dalam 6 rayon atau wilayah yakni rayon pusat, barat, utara, timur 1 dan timur 2 serta wilayah selatan.

“Selain itu, tanaman juga ditanam di taman-taman aktif. Baik itu berupa tanaman baru maupun untuk menggantikan tanaman yang sudah kering," ujarnya.

Data DLH Surabaya mencatat, pada Juli 2022 terdapat sebanyak 579.718 tanaman yang ditanam di Surabaya. Tanaman tersebut, terdiri dari jenis semak sebanyak 312.791 bibit, perdu 240 bibit, pohon pelindung 1.196, palem 120 bibit dan tanaman hias 766 bibit.

“Kami berharap dengan upaya ini juga akan membuat suasana Surabaya menjadi lebih sejuk, dan indah,” imbuh Hebi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya jatim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top