Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tunjungan Fashion Week Dibubarkan, Ini Kata Wali Kota Eri Cahyadi

Pembubaran aktivitas fesyen oleh para anak muda ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 25 Juli 2022  |  14:19 WIB
Tunjungan Fashion Week Dibubarkan, Ini Kata Wali Kota Eri Cahyadi
Satpol PP Surabaya saat melakukan penertiban Tunjungan Fashion Week, Minggu (24/7/2022). - Dok. Satpol PP

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya membubarkan kegiatan Tunjungan Fashion Week yang berlangsung pada Minggu (24/7/2022) malam lantaran telah mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan kemacetan jalan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pembubaran aktivitas fesyen oleh para anak muda ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan langkah tersebut bukan berarti Pemkot Surabaya tidak mendukung kreativitas anak muda.

“Ini bukan soal tidak pro kreasi atau pro kreasi khas anak muda. Tapi ini soal kebaikan bersama, kenyamanan pengguna jalan, dan aktivitas yang tidak menimbulkan kemacetan," katanya dalam rilis, Senin (25/7/2022).

Dia mengatakan Pemkot Surabaya sendiri sangat mendukung berbagai bentuk kreativitas anak muda mulai dari fesyen Sampai kesenian. Terdapat sejumlah tempat yang sudah lama disiapkan Pemerintah untuk menampung kreasi anak muda.

“Kegiatan Fashion Week seperti itu sebenarnya bisa dilakukan pada saat Car Free Day (CFD), atau bisa juga di Balai Pemuda, banyak juga ruang terbuka hijau untuk tempat unjuk kreasi asal tidak merusak taman, kemudian bisa di pedestrian dengan konsep terjadwal dan izin agar bisa diatur petugas, dan tidak mengurangi kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Dia menambahkan, untuk konsep outfit, yang akan digunakan anak muda bebas berkreasi asalkan sopan dan pantas serta mencerminkan budaya serta karakter Indonesia. 

“Outfit, silahkan berkreasi. Namun, harus tetap menginspirasi, ojok pating pecotot (tidak rapi) dan sing gak karu-karuan (tidak pantas), juga harus mencerminkan karakter khas arek Suroboyo," imbuhnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menambahkan, pada November tahun 2021, Pemkot Surabaya telah meluncurkan konsep di Jalan Tunjungan berupa 'Tunjungan Romansa'. Konsep tersebut disediakan sebagai ruang kreasi seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Kota Surabaya.

"Musik, fesyen, kuliner, dan beragam kreasi melebur di Tunjungan Romansa. Sebagian dikonsep di area pedestrian, tapi teratur dan tidak mengganggu pengguna jalan," ujarnya.

Sedangkan terkait fesyen, kata dia, Pemkot Surabaya juga telah memfasilitasi dalam berbagai pergelarannya. Termasuk dengan menampilkan brand-brand lokal dan Usaha Mikro Kecil secara rutin, lewat Surabaya Fashion Week dan banyak lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fesyen fashion surabaya
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top