Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi Covid-19, Surabaya Gencarkan Kembali Swab Hunter

Hingga kini, warga ber-KTP Surabaya yang belum mengikuti vaksin tahap 1 tercatat ada 429.874 orang untuk vaksin pertama, dan sebanyak 1.467.390 orang vaksin kedua, dan 1.880.040 orang belum menjalani vaksin booster atau ketiga.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  21:54 WIB
Antisipasi Covid-19, Surabaya Gencarkan Kembali Swab Hunter
aktivitas swab hunter Pemkot Surabaya. Dok. Pemkot Surabaya

Bisnis.com, SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya kembali menggencarkan kegiatan swab hunter di berbagai tempat termasuk di perkantoran untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan kegiatan testing acak oleh Tim Swab Hunter ini dilakukan untuk tingkat positive rate di Surabaya mengingat sebelumnya ada kenaikan kasus Covid-19 di Surabaya.

“Namun setelah dicek ulang, ternyata banyak di antara mereka yang positif sudah tidak tinggal di Surabaya, meskipun ber-KTP Surabaya. Untuk itu kita terus melakukan testing di perkantoran-perkantoran dan di luar perkantoran,” jelasnya dalam rilis, Senin (18/7/2022).

Walikota Eri sebelumnya juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 443.2/12263/436.8.5/2022 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19. SE tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan atau Booster bagi masyarakat.

Selain mempercepat vaksinasi booster dan swab hunter, Pemkot Surabaya juga memberlakukan swab tes antigen atau PCR secara bergilir di lingkungan Pemkot Surabaya minimal melakukan tes terhadap 10 persen pegawai yang berbeda-beda setiap hari, termasuk dilakukan di dinas-dinas.

Eri pun meminta warga Surabaya untuk kembali meningkatkan protokol kesehatan di semua aktivitas, terutama wajib menggunakan maskter dengan baik dan benar saat di dalam maupun di luar ruangan.

“Saya yakin warga Kota Surabaya bisa melewati ini semua, karena kita sudah pernah bergotong-royong bersama demi melawan Covid-19 ini. Jadi, ayo digalakkan lagi prokesnya,” imbuhnya.

Berdasarkan data https://lawancovid-19.surabaya.go.id per 18 Juli 2022, tercatat ada 128 kasus aktif Covid-19. Jumlah tersebut bertambah 114 orang per hari ini. 

Secara kumulatif sejak pandemi terjadi, ada sebanyak 119.120 orang terpapar Covid-19. Dari jumlah itu sebanyak 116.043 orang telah sembuh, atau bertambah sebanyak 126 orang per hari 18 Juli 2022 telah sembuh.

Sementara data capaian vaksinasi di Surabaya dengan KTP Surabaya mencapai 2.284.554 orang, yang terdiri dari 834.386 orang telah vaksin lengkap (1, 2 dan 3), sedangkan 1.247.036 orang baru mengikuti vaksin 1 dan 2.

Hingga kini, warga ber-KTP Surabaya yang belum mengikuti vaksin tahap 1 tercatat ada 429.874 orang untuk vaksin pertama, dan sebanyak 1.467.390 orang vaksin kedua, dan 1.880.040 orang belum menjalani vaksin booster atau ketiga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19 surabaya jatim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top