Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal I/2022, Kinerja Laba PWON Tumbuh 61 Persen

Perseroan mencatatkan laba komprehensif Rp409 miliar atau naik 61 persen dibandingkan periode sama 2021 yakni Rp254 miliar.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  12:34 WIB
Gandaria City, salah satu proyek andalan PT Pakuwon Jati Tbk di Jakarta. Proyek ini merupakan proyek mixed use yang terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen. - pakuwonjati.com
Gandaria City, salah satu proyek andalan PT Pakuwon Jati Tbk di Jakarta. Proyek ini merupakan proyek mixed use yang terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel, dan apartemen. - pakuwonjati.com

Bisnis.com, SURABAYA - Pengembang properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) pada kuartal I/2022 telah mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp1,3 triliun atau naik 17,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yakni Rp1,11 triliun.

Director dan Corporate Secretary Pakuwon, Minarto Basuki mengatakan pendapatan pada kuartal I/2022 ini telah dikontribusi oleh pendapatan dari pendapatan berulang/recurring revenue sebesar 64 persen dan 36 persen dari development revenue.

Recurring revenue kita pada kuartal I/2022 ini mencapai Rp842 miliar atau naik 38,1 persen dibandingkan 2021 sebesar Rp610 miliar. Perolehan recurring ini terutama dari pendapatan retail mal dan hotel karena telah menunjukkan signal pemulihan ekonomi,” ujarnya, Selasa (24/5/2022).

Dia melanjutkan, untuk capaian development revenue tahun ini tercatat mencapai Rp465 miliar atau turun 8,1 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp506 miliar.

“Dari pencapaian total pendapatan itu, baik recurring maupun development, perseroan telah berhasil mencatatkan laba komprehensif yakni sebesar Rp409 miliar atau naik 61 persen dibandingkan periode sama 2021 yakni Rp254 miliar,” ujarnya.

Minarto menjelaskan, jika melihat revenue per segmen, kontribusi terbesar didapatkan dari sewa ritel dan kondominium dengan penjualan masing-masing 46 persen dan 28 persen, disusul hotel dan apartemen servis 13 persen, landed houses dan office leasing 6 persen ,dan penjualan perkantoran 1 persen.

Adapun pada kuartal I/2022 ini, Pakuwon telah merealisasikan penjualan sebesar Rp380 miliar dengan komposisi penjualan berasal dari produk landed house atau rumah tapak sebesar 45 persen, disusul penjualan kondominium 38 persen, dan ruang perkantoran 18 persen.

“Keberhasilan pencapaian penjualan di awal tahun ini merupakan dampak dari adanya perpanjangan insentif PPN DTP dari pemerintah,” imbuhnya.

Sejalan dengan pulihnya perekonomian dan pasar properti, Pakuwon juga telah mengucurkan belanja modal pada kuartal I/2022 sebesar Rp165 miliar, terutama untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi, renovasi mal, dan hotel serta pembelian tanah.

Pakuwon Group sendiri memiliki sejumlah proyek yang tersebar di Surabaya, Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Di Jakarta di antaranya Superblok Gandaria City, Superblok Kota Kasablanka, Somerset Berlian, dan Blok M Plaza. 

Sedangkan yang ada di Surabaya di antaranya adalah Superblok Tunjungan City, Superblok Pakuwon Mall, Royal Plaza, Pakuwon City township (residensial), dan Pakuwon City Mall, East Coast Mansion, serta apartemen Educity di Surabaya Timur. 

Selain itu, di Surabaya Barat terdapat Grand Pakuwon township (landed residensial) dan Food Junction, Superblok Pakuwon Mall. Disusul proyek di Bekasi, Hartono Mall Yogyakarta dan hotel, dan Hartono Mall Solo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti jatim pakuwon group pwon
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top