Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengiriman Barang Lewat Kantor Pos Malang Meningkat 40 Persen

Masyarakat memanfaatkan untuk membeli barang pada pekan pertama hingga tiga Ramadan agar saat Lebaran barang yang dibeli sudah sampai di tempat.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 17 April 2022  |  20:32 WIB
GM Pos Indonesia Malang, Achmad Ridwan. - Bisnis/Choirul Anam
GM Pos Indonesia Malang, Achmad Ridwan. - Bisnis/Choirul Anam

Bisnis.com, MALANG — Pengiriman barang lewat Kantor Pos Malang meningkat 40 persen menjelang Lebaran..

GM Pos Indonesia Malang, Achmad Ridwan, mengatakan peningkatan pengiriman mulai tampak pada 11 April 2022 lalu dan diperkirakan bertahan sampai pekan ketiga menjelang Lebaran. Peningkatan jasa pengiriman itu bila dibandingkan hari-hari biasa.

“Kalau pekan terakhir Lebaran, biasanya tren pengiriman sudah menurun, sudah normal seperti hari-hari biasa,” katanya, Minggu (17/4/2022).

Masyarakat memanfaatkan untuk membeli barang pada pekan pertama hingga tiga Ramadan agar saat Lebaran barang yang dibeli sudah sampai di tempat.

Yang juga meningkat, pengiriman uang remitansi. Mulai 11 April 2022, terjadi peningkatan 11 persen bila dibandingkan hari-hari. Pengirim uang sebagian besar pekerja migran Indonesia di negara-negara Asia Pasifik, seperti Hongkong, Malaysia, dan Singapura.

Sedangkan daerah tujuan pengiriman uang, kata dia, sentra-sentra asal buruh migran. Di wilayah Kab. Malang, yang paling banyak mendapatkan kiriman uang, remitansi, yakni di wilayah Malang Bagian Selatan seperti Sumbermanjing Wetan dan Sumbermanjing Kulon.

“Tren juga sama dengan pengiriman barang. Pada pekan terakhir Ramadan trennya akan menurun, kembali normal seperti pada hari-hari biasanya,” ujarnya.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik jatim pt pos indonesia pengiriman barang malang
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top